RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga berhasil menghentikan rencana tawuran yang hendak dilakukan oleh 14 remaja.
Mereka berhasil dihentikan warga di Jalan Jangli Krajan Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Polsek Candisari pun bergerak cepat dengan menggelandang mereka ke kantor.
Kapolsek Candisari Iptu Handri Kristanto menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari adanya tantangan di media sosial.
Tantangan diunggah pada sebuah grup instagram SIMPONI_ORANG_STRESS, pelaku menantang akun CAFEJANGLI.
Rencananya bentrok akan dilakukan pada Jumat (20/10) pada pukul 24.00 WIB di Jalan Jangli Krajan Kelurahan Karanganyar Gunung.
“Pelaku bersama 13 rekannya berkumpul di sekitar lokasi tepatnya di Warung Mbah Na sekitar pukul 23.00 WIB,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang Sabtu (21/10).
Rupanya, kata Handri, rencana tawuran itu tercium oleh warga sekitar. Salah satu warga merasa resah dan curiga oleh aksi remaja yang sedang bergerombol itu.
Saat didekati lalu dimintai keterangan, mereka tiba-tiba langsung kabur. Warga lain yang resah melihat gerak-gerik mereka turut mengejar gerombolan tersebut. “Lalu berhasil dihentikan oleh warga di lokasi yang tak jauh dari warung,” terangnya.
Warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Candisari. Beruntung 14 remaja tersebut tidak menjadi sasaran amaukan warga karena berbuat onar.
Lalu, mereka digelandang jalan jongkok dan dimasukkan ke mobil polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari tangan 14 remaja itu ditemukan barang bukti berupa senjata tajam (sajam) dan stick golf. Dari pendalaman pihak polsek mereka ternyata masih pelajar SMP, SMA, serta dua lainnya putus sekolah.
“Satu parang, dua celurit, dan dua stick golf. Belum diketahui secara pasti lawan mereka pelajar atau kelompok lain saat ini sedang didalami oleh reskrim,” terang Handri.
Saat ini remaja yang terlibat rencana tawuran telah dibina oleh Polsek Candisari. Mereka lalu dipulangkan dengan syarat dijemput oleh orang tuanya.
Wartawan Jawa Pos Radar Semarang sempat menjumpai beberapa remaja yang masih ditahan pihak Polsek Candisari. Tampak beberapa orang tua juga turut menjemput pelaku.
Aksi tawuran dengan bersenjata tajam akhir-akhir ini memang marak terjadi di Kota Semarang. Pelakunya kalangan pelajar dan remaja belasan tahun.
Jumat (20/10) malam sejumlah remaja diamankan karena tawuran di sekitar kafe Krisna, Sampangan.
Kamis (19/10) sore tawuran terjadi di Jalan Sriwijaya, depan Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal dan di Jalan Suratmo, Semarang Barat.
Tawuran dengan senjata tajam juga terpantau di Jalan Puspogiwang 1 pada Minggu (15/10) pagi.
Tak hanya di Semarang, tawuran serupa juga terjadi di wilayah Demak. Senin (9/10) dinihari puluhan remaja kejar-kejaran dengan mambawa senjata tajam di Jalan Onggorawe-Mranggen, Desa Wringinjajar, Mranggen. (mia/ton)
Editor : Baskoro Septiadi