RADARSEMARANG.ID, Semarang - Asap kebakaran di TPA Jatibarang Semarang juga menganggu penerbangan pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.
"Memang dari asap yang ditimbulkan kebakaran yang kedua hari Sabtu (7/10/2023) itu, saya terima informasi dari Angkasa Pura penerbangan Ahmad Yani sempat ditutup satu jam, itu menjelang jam 15.00," ungkap Kepada BPBD Kota Semarang Endor P Martanto, dilokasi TPA Jatibarang, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (8/10/2023).
Kebakaran di TPA Jatibarang ini terjadi pada Jumat (6/10/2023) sekitar pukul 11.15. Lokasi berada di zona dua dan menjalar ke zona empat.
Bahkan sempat menyambar ilalang di perbukitan, samping TPA Jatibarang, bagian dua zona tersebut.
Tiga hari pasca kejadian, asap kebakaran masih menyelimuti dilokasi kebakaran. Namun, asap tersebut menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Semarang, pada hari sebelumnya, Sabtu (7/10/2023).
Memang dampak persebaran asap dari yang pertama dulu malah parah yang kedua ini. "Dampaknya menyelimuti daerah Kalipancur, Pasadena, Ngaliyan yang sampai dengan Rumah Dinas Walikota Manyaran, Krapyak Semarang Barat," katanya.
"Sampai Jalan Tol di Ruas Manyaran jarak pandang terganggu juga. Tapi itu tidak lebih lebih dari satu sampai dua jam lah habis itu sudah mulai pelan-pelan hilang," sambungnya.
Endro menambahkan, asap tersebut sangat mengganggu pernapasan. Menurutnya, juga sempat dibuka pelayanan medis, termasuk dari Dimas Kesehatan Kota Semarang, yang masih standby di TPA Jatibarang, hingga Minggu (8/10/2023).
"Imbauan kepada masyarakat kalau keluar rumah menggunakan masker. Karena ini asap, asap limbah sampah kan dikhawatirkan beracun," pungkasnya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi