Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sedang Bermekaran dan Bikin Cantik Kota Semarang, Ini Fakta Menarik dan Asal-Usul Bunga Tabebuya

Baskoro Septiadi • Rabu, 4 Oktober 2023 | 17:44 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Bunga-bunga Tabebuya yang ditanam di jalan-jalan protokol Kota Semarang saat ini sedang bermekaran.

Bunga Tabebuya pink, kuning, dan putih, bermekaran membuat vibes-nya benar-benar serasa di Jepang.

 

Bermekarannya bunga Tabebuya di Kota Semarang, tidak lepas dari upaya Pemkot Semarang yang pada akhir 2018 silam, melakukan peremajaan tanaman di sepanjang jalan-jalan protokol Kota Semarang. Salah satu bunga yang ditanam adalah Tabebuya. 

"Tabebuya dipilih karena bunganya yang indah berwarna-warni seperti bunga sakura di Jepang," ujar Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin, beberapa waktu lalu.

Iswar  berharap, Tabebuya  bisa memberikan kesan indah dan cantik di sepanjang jalan protokol di Kota Semarang.

Iswar menyampaikan, pada 2018 DPU Kota Semarang telah menanam lebih dari 1.000 pohon di sejumlah ruas jalan sebagai upaya mempercantik tata kota. 

Tidak hanya dikenal karena keindahannya, ternyata nih, bunga tebebuya juga memiliki beberapa fakta unik, apa sajakah itu? Yuk simak ulasan tentang bunga tabebuya sampai selesai, ya.

1. Berasal dari Amerika

Walaupun memiliki penampilan seperti pohon sakura, tetapi sebenarnya berbeda ya, Grameds. Dilansir dari World Agro Forestry, pohon tanaman ini dikenal juga dengan nama pohon terompet merah muda.

Pohon tabebuya adalah tanaman asli Amerika yang didistribusikan ke banyak negara di seluruh dunia. Tanaman ini dapat dengan mudah ditemukan di habitatnya aslinya, yakni hutan Amazon, Brasil.

Tidak mengherankan jika hutan Amazon menjadi salah satu tempat wisata yang menawarkan keindahan pohon tabebuya, Grameds. Nama tabebuya sendiri diambil dari nama lokal dalam bahasa Brasil, yaitu Tabebuia serratifolia.

2. Identik Warna Bunga Mencolok

Terdapat lebih dari 100 jenis pohon terompet dalam rumpun Tabebuia dan hal yang menjadi karakter atau ciri khas dari tanaman ini adalah warna bunganya yang mencolok. Salah satu warna yang paling mudah dijumpai adalah merah muda.

Biasanya, tinggi dari tanaman ini dapat mencapai 49 m. Meski demikian, ada juga yang memiliki ukuran kecil hanya 7,5 m dan bahkan di bawah itu.

Tanaman ini memiliki batang yang dapat menghasilkan bunga dengan jumlah yang banyak. Hampir seluruh varietas tanaman ini memiliki ciri khas berupa daunnya yang berwarna keperakan.

3. Tidak Mudah Menumbuhkannya

Tumbuhan ini cenderung tidak teratur dan berukuran kecil saat masih muda. Oleh sebab itu, diperlukan tanah yang melalui proses pengeringan dengan baik untuk menerima proses pemupukan.

Seluruh proses dalam penanaman tumbuhan ini sangat berguna dan berpengaruh untuk memberi akses warna pada bunga.

Saat pohon telah berhasil tumbuh besar, memang akan cocok untuk dijadikan sebagai tanaman untuk pinggiran jalan besar sedangan yang masih kecil muda akan lebih baik jika dijadikan sebagai hiasan untuk pekarangan rumah.

4. Musim Tumbuhnya Berbeda di Setiap Negara

Di Indonesia, bunga ini dapat tumbuh dan bermekaran pada sekitar bulan Maret dan April. Sedangkan pada negara bagian selatan, bunga terompet ini tumbuh dan mekar sekitar bulan Juli hingga September.

Berbeda pula untuk variety yang tumbuh di daerah India yang tumbuh subur pada akhir tahun, yaitu sekitar bulan Desember hingga Januari.

5. Cocok untuk di Luar Ruangan

Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh University of Florida, bunga tabebuya ini sangat pas untuk dijadikan sebagai tanaman luar ruangan. Hal tersebut dikarenakan, tanaman ini akan tumbuh maksimal jika mendapat sinar matahari penuh.

Hal tersebut juga perlu didukung dengan kualitas tanah yang subur dengan tingkat kelembaban sedang. Selain itu, pohon ini juga harus dilindungi dari embun beku. Kerap kali, tanaman ini ditempatkan di daerah perkotaan maupun ruang terbuka yang luas.

6. Tahan Lama

Tabebuya bisa beradaptasi dengan lokasi yang mendapatkan matahari sedang hingga penuh. Bagian penting dari perawatan pohon tabebuya ialah dengan memangkas batang tua dan kayu mati yang telah rapuh

Pohon ini relatif memiliki ketahanan yang cukup kuat dari hama dan penyakit. Tanaman ini bisa hidup dengan waktu yang lama dan tak terganggu dari berbagai jenis hama, seperti serangga. Selain itu perawatan serta pemeliharaan bunga tabebuya wajib dilakukan dengan rutin karena waktu mekarnya yang singkat.

7. Banyak Julukan Nama

Bunga tabebuya merupakan salah satu jenis tanaman yang tersebar ke berbagai belahan dunia, tidak mengherankan jika tanaman ini memiliki banyak julukan nama. Akan tetapi, hal tersebut juga bergantung dan menyesuaikan pada masing-masing jenisnya.

Pohon tabebuya yang banyak ditanam di Semarang, biasa disebut sebagai pohon terompet merah muda. Hal tersebut dikarenakan, bunganya memiliki bentuk yang memang serupa dengan bunga terompet. Sementara untuk jenis tabebuya lainnya, julukan yang kerap digunakan, yaitu Kayu putih, Cedar putih, Manjack merah muda, Tecoma. (*/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #bunga #tabebuya