RADARSEMARANG.ID - Generasi Happy yang digelar oleh Tri mengajak para gen Z memanfaatkan dunia digital lebih kreatif dan inovatif. Mengembangkan potensi, dan membuka kesempatan seluas-luasnya.
Melalui Generasi Happy, Tri ingin mengembangkan dan mendukung Gen Z di seluruh Indonesia untuk bisa menjadi generasi yang lebih positif dan kreatif dalam menggunakan platform media sosial. seperti yang diketahui, 30% populasi Indonesia didominasi oleh Gen Z yang merupakan digital native.
Pada konferensi pers acara Generasi Happy (26/8), District operation Head Tri Area Jateng-Jabar, Robby Hikmat Permana, mengatakan Generasi Happy adalah program khusus dari Tri memberikan support dunia digital yang penuh kreativitas dan positif. "Ini sudah ditunggu-tunggu setelah Pontianak, Surabaya dan kini Semarang," katanya. Robby juga mengatakan,Generasi Happy adalah rangkaian kegiatan, bukan sekali event yang dikhususkan untuk Gen Z.
Generasi Happy membawa empat pilar, yakni digital literasi, skill development, academy, dan entertainment. Roadshow tahun lalu sukses mengunjungi, Makassar, Bandung, Jogja, Palembang yang sangat direspons positif oleh Gen Z.
Acara Generasi Happy Festival di Semarang yang diadakan di Lapangan parkir Marina Convention Center dimulai pukul 13.00. Ada berbagai kelas Generasi Happy Academy yang berkolaborasi dengan berbagai digital partner seperti TikTok, Youtube, dan Noice. Berlanjut dengan acara festival musik dari band lokal seperti Figura Renata, Pertelon Koplo, dan musisi nasional muda Awdella serta diva Indonesia Rossa.
Untuk mengikuti event ini, pelanggan yang sudah menggunakan kartu Tri bisa membeli voucher isi ulang Happy sebesar Rp30 Ribu. Pengguna baru Tri juga bisa membeli kartu Perdana Happy senilai Rp. 25 Ribu. Dan bisa mendapatkan entry pass untuk masuk ke Generasi Happy Festival melalui website generasihappy.tri.co.id.
Robby juga menyampaikan, terkait dengan jangkauan jaringan Tri, setelah selesai proses terintegrasi jaringan, terdapat penambahan site yang signifikan. Kenaikan pelanggan juga signifikan. Bahkan, di Semarang sudah mencakup 99 persen populasi.
Sementara itu, Musisi Awdella, menjelaskan “Generasi Happy merupakan program yang sangat menarik untuk anak muda. Karena tidak hanya hiburan semata, namun ada edukasi juga agar kita bisa memanfaatkan dunia digital agar lebih kreatif dan positif.”
Ia juga mengajak gen z untuk memanfaatkan platform yang ada, seperti sosial media. "Alangkah baiknya mengembangkan diri dari sosial media, bisa bikin usaha, bisa membantu orang," jelasnya.
Selain itu, Awdella juga memiliki tips bagi yang ingin mulai membuat konten, “Kalian bisa fokus bikin satu platform, ikuti yang lagi rame. Setelah kebentuk audiens, tetap membahas yang positif. Intinya post yang baik-baik dan menunjang karir," katanya.
Duo MC, yang diisi oleh Mondynz dan Bondol juga menjelaskan gen z harus datang di Generasi Happy karena event ini edukatif, inspiratif dan seru.
"Pastinya bedalah," kata Mondynz. Duo MC ini juga memberikan tips untuk menghadapi cyber bullying yang kerap terjadi disosial media. “Karena ada pro dan kontra, terus berkarya secara positif dan kreatif tetap ngonten. Konsisten, ada yang tidak suka itu belakangan," katanya.
Sementara, Bondol, menjelaskan banyak potensi dari anak muda yang ada di kota-kota di Indonesia.
“Yang paling penting kita juga harus bijak ketika bersosial media, maupun dalam mengkomentari konten," katanya.
Perkembangan digital memang serba cepat dan dinamis. Oleh karena itu Tri bersama Generasi Happy juga ingin mengajak seluruh Gen Z tak hanya di Semarang namun juga di seluruh Indonesia untuk menjadi generasi yang lebih positif dan kreatif dalam dunia digital. (web)
Editor : Agus AP