RADARSEMARANG.ID, Semarang - Meriah dan Semarak. Dua kata itu cocok untuk menggambarkan Semarang Merdeka Flower Festival pada Minggu (27/8) kemarin. Puluhan mobil hias dan peserta berkostum mewah berhasil menyedot perhatian masyarakat.
Event tersebut sekaligus menjadi pamungkas perayaan HUT RI ke-78 . Festival mengambil rute mulai balai kota - Jalan Pemuda - Lawang Sewu - Jalan Pandanaran dan finish di Lapangan Pancasila Simpang Lima. Ini merupakan kali kedua Pemerintah Kota Semarang menyelenggarakan Flower Festival setelah tahun 2022.
Berbeda dengan Semarang Flower Festival tahun lalu, kali ini jajaran OPD Pemkot Semarang, kecamatan dan kelurahan ikut tampil dalam parade mobil hias.
“Jadi tidak hanya teman-teman swasta dan BUMN. Dari TNI-Polri juga ikut, pameran alutsista ikut devile juga," ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Menurut Mbak Ita, sapaan akrabnya, selain menunjukkan keindahan rangkaian bunga, merdeka flower festival juga menjadi momen yang tepat untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kinerja pemerintah.
Semarang Merdeka Flower Festival merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang, pihak swasta, BUMN-BUMD. Tahun ini diikuti 34 instansi.
"Jadi parade ini menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang dikerjakan teman-teman OPD. Masyarakat akan tahu apa yang dilakukan oleh dinas-dinas. Kita juga membagi ke dalam beberapa klaster, contohnya seperti Kecamatan Semarang Utara, Semarang Barat, Genuk itu, penghasil perikanan dan olahannya," terang Mbak Ita.
Wali kota berharap, Semarang Merdeka Flower Festival bersama acara lain yang digelar selama Agustus ini dapat membawa multiplier effect bagi Semarang karena mampu membangkitkan sendi-sendi ekonomi yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga Kota Semarang.
"Matur nuwun kepada seluruh masyarakat di bulan Agustus ini kita banyak acara yang sangat luar biasa. Pertama ada AEM (Asean Economy Ministry) yang dihadiri oleh menteri-menteri ekonomi dari 10 negara ASEAN, Rakernas JKPI X, Final Lomba Nasi Goreng yang dihadiri oleh Ibu Puan Maharani, Ketua DPR RI. Dan hari ini (kemarin) adalah Semarang Merdeka Flower Festival," terang Mbak Ita.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menjelaskan Semarang Merdeka flower festival ini mengangkat tema "KITA INDONESIA”.
Di mana ada keberagaman budaya, seni dan tradisi nusantara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
"Alhamdulillah acara ini menunjukkan bagaimana kerukunan, harmonisasi dan saling mengisi di Kota Semarang. Apa yang ditampilkan ini menunjukkan kami bersama teman-teman OPD merapatkan barisan, kita bekerja untuk melayani masyarakat," ujar Wing. (*/den/zal)