Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Massa Tuntut Polda Selesaikan Kasus Pembunuhan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Boedi

Muhammad Hariyanto • Jumat, 25 Agustus 2023 | 16:10 WIB

Keluarga mendiang Iwan Boedi Paulus dan massa dari Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) menggelar aksi demo di depan Polda Jateng.
Keluarga mendiang Iwan Boedi Paulus dan massa dari Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) menggelar aksi demo di depan Polda Jateng.
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang  - Sejumlah massa yang tergabung dalam Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) menggelar aksi demo di depan Polda Jateng. Massa berjumlah puluhan orang itu menagih pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus pembunuhan Iwan Boedi Paulus.

Hadir dalam unjuk rasa tersebut keluarga mendiang Iwan Boedi Paulus. Aksi digelar bersamaan dengan genap satu tahun kasus pembunuhan yang menimpa pegawai Bapenda Kota Semarang itu. Iwan Boedi tewas dalam kondisi tubuh terbakar di semak-semaka kawasan Pantai Marina.

Awalnya, aksi digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Sekitar 15 menitan kemudian, massa berpindah lokasi di depan Polda Jawa Tengah.

Sembari orasi, mereka membentangkan spanduk bertuliskan ‘Iwan Justicedan teriakan serupa sepanjang aksi.

Salah seorang orasi, Natael Bremana, mengatakan kasus Iwan Boedi adalah bukti nyata nyawa tidak ada harganya. Seorang ASN yang bekerja harus kehilangan nyawa oleh keserakahan ‘monster’ negeri ini.  

"Iwan Boedi menjadi perlambang bagaimana sangat mudah dan gampang nyawa seseorang manusia dikorbankan,”  katanya, Kamis (24/8) kemarin.

Menurut Natael, massa meminta keadilan bagi keluarga dan orang tua Iwan Boedi.  Sebab mereka sampai hari ini belum mendapatkan keadilan dari negeri ini. Dalam aksi tersebut hadir Dionisius Andra. Ia adalah anak dari mendiang Iwan Boedi Paulus.

Andra membacakan pesan dari ibunya, atau istri Iwan Boedi. Pesan tersebut, intinya mengucapkan kepada orang-orang yang memberikan dukungan agar kasus mending ayahnya bisa diselesaikan.

"Terimakasih untuk dukungannya, tolong kawal terus kasus ini jangan sampai menjadi sehelai kertas yang berterbangan yang akhirnya hilang dihempas angin," katanya.

Sementara, Pastur gereja Katolik, Dwi Cahyono yang ikut mendampingi jalannya aksi tersebut mengatakan kasus pembunuhan ini telah melukai kemanusiaan. Menurutnya, belum terungkapnya kasus ini menjadi keprihatinan bersama.

"Kami mohon dengan peringatan satu tahun ini, aparat penegak hukum (APH) lebih berusaha keras lagi, untuk menuntaskan kasus pembunuhan ini,”  katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menjelaskan, Polda Jateng maupun Polrestabes Semarang masih terus melakukan penanganan dan penyelidikan kasus ini.

“Penyidik masih berupaya untuk mencari bukti bukti supaya kasusnya bisa terungkap," katanya. (mha/bud)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#PEMBUNUHAN #Polda Jateng #iwan boedi paulus #ASN #Demo