RADARSEMARANG.ID, Semarang - Patung Penari Semarangan yang ada Taman Kaliwiru mulai bisa menari sesuai dengan alunan musik Gambangan Semarang.
Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, mulai mengoperasionalkan patung tersebut beberapa hari terakhir.
Meski begitu, ada rencana untuk mengecat ulang warna patung sesuai dengan masukan dari masyarakat agar patung ini lebih indah dan menjadi ikon ibu kota Jateng.
“Sudah kita operasionalkan, tapi masih kita pantau lagi,” kata Sekretaris Disperkim Kota Semarang Murni Ediati Rabu (23/8).
Pipie sapaannya, menerangkan, dalam sehari patung tersebut berputar empat kali. Dan di atas pukul 21.00, patung ini tidak lagi beropersional.
Ke depan, Pipie mengaku, akan menambahkan teknologi agar patung bisa dioperasionalkan dari jauh.
“Sementara masih kami setting pakai motor penggerak sama otomatis timer. Ada jam-jamnya. Ke depan kami lengkapi teknologi yang bisa mengoperasikan dari jauh,”tambahnya.
Disperkim kata dia, akan mulai menata jadwal pemutaran patung agar bisa disaksikan masyarakat. Terutama para pengendara yang berhenti di traffic light Taman Kaliwiru.
Rencananya pemutaran bakal dilakukan dua jam sekali. “Patung ini menari diiringi Gambang Semarang sampai selesai,” jelasnya.
Alunan Gambang Semarang, kata dia, sengaja diputar saat patung mulai menari sebagai langkah edukasi kesenian yang ada di Kota Semarang.
Pihaknya mengaku menampung masukan dari masyarakat, misalnya terkait pewarnaan patung yang dibuat dengan anggaran APBD sebesar Rp 500 juta itu. Rencananya pewarnaan ulang akan dilakukan oleh Disperkim.
“Nanti juga akan dibenahi lagi, patungnya dan tamannya kita tampung masukan masyarakat. Misalnya sisi pewarnaan, kemarin dikasih masukan masyarakat untuk pewarnaan, settingan patung. Katanya jangan kuning,” terangnya. (den/ton)
Editor : Baskoro Septiadi