Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Setahun Berlalu Pembunuhan Iwan Boedi Belum Terungkap, Jalak akan Gelar Aksi Damai dan Jalan ke Polda Jateng

Agus AP • Kamis, 24 Agustus 2023 | 07:03 WIB
TUNGGU KEJELASAN : Keluarga Iwan Boedi dan elemen masyarakat saat menggelar doa bersama di lokasi penemuan janazah dekat kawasan Marina Semarang pada 15 November 2022.
TUNGGU KEJELASAN : Keluarga Iwan Boedi dan elemen masyarakat saat menggelar doa bersama di lokasi penemuan janazah dekat kawasan Marina Semarang pada 15 November 2022.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Kematian Iwan Boedi Prasetijo Paulus yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di semak-semak kawasan Marina Semarang Barat genap satu tahun pada Rabu (24/8) hari ini.

Namun, kasus ini masih misteri. Pembunuh PNS di Bappeda Kota Semarang ini belum terungkap. 

Terkait hal ini, Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (Jalak) bakal menggelar aksi damai bertajuk Iwan Boedi Nagih Janji pada Kamis (24/8) hari ini.

Aksi ini dilakukan untuk mengenang sosok Iwan Boedi Prasetijo yang dibunuh, setelah sempat dikabarkan hilang, pada 24 Agustus 2022.

"Kita masih punya utang pengungkapan nyawa orang yang sampai sekarang belum ada keadilannya," ungkap Pengacara Keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setiawan Rabu (23/8). 

Aksi damai yang diinisiasi oleh Jalak ini berangkat dari keresahan berbagai unsur masyarakat mulai dari tokoh agama, aktivis mahasiswa dan kelompok lainnya terhadap kasus Iwan Boedi.

Alasannya, kasus tersebut telah terjadi satu tahun dan belum terungkap. 

Sesuai rencana, titik kumpul aksi nantinya dilakukan di depan kantor gubernur Jawa Tengah.

Setelah itu, dari depan gubernuran, peserta aksi akan berjalan kaki ke kantor Polda Jateng dibarengi aksi tebar bunga dan membawa foto korban Iwan Boedi.

Yunantyo berharap, atas aksi nantinya ada penjelasan dari pihak polisi terkait sejauh mana perkembangan kasus tersebut.

Manakala ada sesuatu yang perlu dirahasiakan demi lancarnya penyelidikan, tak perlu disampaikan ke masyarakat secara gamblang.

"Tentunya disampaikan saja dengan bahasa polisi sebab di sisi lain publik juga ingin kejelasan bahwa pengusutan tetap berjalan dan suatu ketika nanti (kasus) terungkap," jelasnya.

Terpisah, Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora menyampaikan pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut.

Pihaknya terus melakukan update kasus dengan melakukan evaluasi yang dipimpin Wakapolda Jateng Brigjen Abioso Seno Aji sebagai ketua tim gabungan kasus pembunuhan tersebut.

"Semua pemeriksaan saksi masih dilakukan, kami mohon dukungan doa semoga kasus segera terungkap," harapnya. 

Selain itu, kepolisian juga rutin melakukan komunikasi terhadap pihak keluarga korban, terutama lawyer dan istri korban.

"Kami juga komunikasi terus, mereka memberikan informasi kita tindaklanjuti. Demikian juga kita melakukan tindakan-tindakan kita informasikan ke keluarga," imbuhnya. (mha/ton)

 

Editor : Agus AP
#Polda Jateng #PNS #Marina Semarang Barat #Iwan Boedi Prasetijo Paulus #Bappeda Kota Semarang #jalak