RADARSEMARANG.ID, Semarang - Berkembangnya teknologi saat ini ternyata berimbas pada dunia seni dan budaya, salah satunya musik melayu atau dangdut.
Banyak generasi muda yang enggan mempelajari musik asli Indonesia ini, alasan ini lah yang membuat Kecamatan Semarang Barat, membuat lomba Semar Idol untuk mencari musisi di tingkat kelurahan.
Ajang pencarian bakat menyanyi ini digelar oleh Camat Semarang Barat Elly Asmara di tiga lokasi berbeda. Salah satunya di Kelurahan Gisikdrono.
Antusiasme peserta bisa dibilang sangat tinggi. Tak kurang hampir 200 peserta ikut audisi layaknya ajang pencarian bakat yang diselenggarakan televisi nasional.
“Ajang pencarian bibit penyanyi ini kita gandeng musisi melayu Ali Khan, Havid Sungkar, dan penyanyi muda Hendra Kumbara untuk memilih yang terbaik dan nantinya diadu di grand final,” kata Elly Asmara Sabtu (7/8) malam.
Elly menerangkan, sesuai permintaan warga, tahun ini jenis musik yang dipilih adalah dangdut.
Selain itu, Elly juga memiliki misi lain, yakni untuk melestarikan musik asli Indonesia ini ditengah distrubsi budaya yang masuk ke Indonesia.
“Kita batasi peserta minimal usia 15 tahun, tujuannya adalah mencari bibit penyanyi muda di tingkat kelurahan,” tambahnya.
Musisi melayu asli Semarang Ali Khan berharap dari ajang ini bisa muncul artis melayu baru dari Semarang Barat.
Untuk penilaian sendiri, mulai dari vokal yang terdiri dari power dan cengkok, penghayatan dan penampilan.
“Pesertanya sangat bagus-bagus, harapan saya bisa ada artis yang muncul dari Semarang Barat,” tambahnya.
Devina, salah satu peserta, mengaku ingin melakukan uji nyali dan menambah skill bernyanyi musik melayu.
Ia tidak memungkiri jika anak muda seperti dirinya asing atau jarang mengenal genre musik tersebut.
“Alhamdulillah tadi bisa lolos dan maju di grand final September mendatang,” jelas warga Ngemplak Simongan ini. (den/ton)
Editor : Baskoro Septiadi