RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kebakaran terjadi di rumah di Jalan Peterongan, Kelurahan, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (27/8/2023) sekitar pukul 16.30.
Rumah tersebut berada ditengah pemukiman padat penduduk, yang akses jalannya sempit.
Terlihat, akses jalan hanya dua meter. Mobil dari Dinas Pemadam tak bisa masuk menjangkau lokasi kejadian. Berhenti di ujung jalan, sekitaran 30 meter dari rumah yang terbakar.
Proses pemadaman, dilakukan dengan menarik selang air menuju rumah yang terbakar.
Informasi yang diperoleh, rumah tersebut milik warga bernama Mamik. Tinggalnya di Jakarta. Bangunan rumah tersebut diperuntukan sebagai rumah kos. Pengelolaanya, dipasrahkan kepada seseorang kepercayaannya.
Salah satu penghuni kos, Aura mengatakan sebelum kejadian mencium aroma terbakar di dalam kamarnya. Namun, Aura tidak menaruh curiga.
Ia menduga, bau terbakar tersebut berasal dari pembakaran sampah disekitaran rumah.
"Itu pas pulang sekolah, masuk ke kamar. Terus mencium bau terbakar. Gak curiga, apa sampah apa gimana, belum terlihat ada api," ungkapnya dilokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (27/7/2023).
Selanjutnya, pria ini keluar kamar, dan masuk ke kamar mandi. Tidak berselang lama, pintu kamar mandi diketuk-ketuk oleh penghuni kos lainnya. Kemudian menyampaikan hal sama. Mencium aroma kebakaran.
"Setelah saya keluar kamar mandi, masuk kamar itu sudah ada api, dibawah sama di atas jendela. Saya mau memadamkan, tapi sudah keburu panik, terus turun," jelasnya.
Sesaat turun menuju lantai bawah, pelajar ini naik lagi menuju kamar dengan maksud akan menyelamatkan barang-barangnya.
Namun juga tak berhasil. Lalu menghubungi ibunya yang juga tinggal dalam satu kamar kos.
"Setelah saya nelpon itu saya diburu-buru mas yang tadi. Yang terbakar apa saja belum tahu. Diatas ada enam kamar, tapi yang diisi empat orang. Kalau yang bawah ada empat kamar, hanya diisi dua kamar. Ini kos-kosan keluarga," katanya.
Tidak ada korban jiwa. Namun, kejadian ini menggegerkan warga setempat. Lantaran khawatir dan takut api menjalar merambat ke bangunan lain.
Beruntung api berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Indra Jaya Syafputra, mengatakan masih melakukan penyelidikan. Menurutnya, anggotanya masih berada di TKP untuk memintai keterangan saksi-saksi.
"Iya, itu bangunan satu rumah, sudah berhasil dipadamkan. Kerugiannya apa saja, kita masih melakukan pendataan. Penyebabnya juga belum diketahui, kita belum bisa memberikan keterangan, masih penyelidikan," katanya. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi