Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jelang Peringatan Hari Anak Nasional di Semarang, Mbak Ita dan Menteri PPPA Serap Aspirasi Anak

Adennyar Wicaksono • Senin, 17 Juli 2023 | 17:50 WIB
SERAP ASPIRASI : Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati ketika berada di Sekolah Berbasis Alam.
SERAP ASPIRASI : Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati ketika berada di Sekolah Berbasis Alam.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Aspirasi perempuan dan anak coba diserap Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Keduanya hadir dalam Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak (Jelajah Sapa) di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem, Tembalang Minggu (16/7)

Lewat kegiatan ini, juga diberikan motivasi kepada kaum perempuan dan anak-anak. Jelajah Sapa digelar sebagai rangkaian acara memperingati Hari Anak Nasional pada 23 Juli  mendatang yang dipusatkan di Kota Semarang.  

“Ini menjadi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang akan diselenggarakan diSemarang. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan hadir,” katanya Minggu (16/7).

Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem Tembalang ini dipilih untuk dikunjungi Menteri PPPA, lantaran menawarkan kegiatan anak-anak fokus pada alam sehingga meninggalkan media elektronik yang selama ini mereka gunakan.

“Tadi kita sampaikan jika ini salah satu cara untuk bagaimana anak-anak ini mencintai alam. Mencintai kehidupan yang mestinya kita lalui pada saat anak-anak, jadi tidak hanya gadget, TV ataupun medsos, bagaimana mereka bisa mencintai alam,” tambahnya.

Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati berharap, Hari Anak Nasional nantinya akan benar-benar menjadi hari raya bagi anak-anak Indonesia.

Sehingga kegiatan Jelajah Sapa ini perlu dilaksanakan untuk mendengar suara dari anak-anak agar keinginannya dapat terpenuhi nantinya.

“Momentum hari anak ini memang harinya mereka. Jadi mereka harus bersuka cita apa yang menjadi kebutuhan mereka. Makanya kita ingin membuka ruang seluas-luasnya untuk mendengarkan suara mereka, " ujarnya.

"Apa yang mereka inginkan, apa yang mereka harapkan. Nah di sini lah negara harus hadir untuk mereka,” jelasnya.

Bintang menyinggung mengenai kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Ia bersyukur karena sudah banyak perempuan yang berani untuk berbicara mengenai kekerasan yang sudah dia alami.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan ini merupakan fenomena gunung es yang masih banyak belum terungkap.

“Dengan semakin banyak kasus terungkap justru kami syukuri, karena kita akan bisa memberikan keadilan kepada korban dan efek jera kepada pelaku," katanya.

"Karena kalau kita berbicara kasus kekerasan (terhadap perempuan) ini kan seperti fenomena gunung es. Realitanya banyak kasus yang terjadi, namun tidak terungkap,” jelasnya. (den/ton)

Editor : Agus AP
#Serap Aspirasi Anak #Peringatan Hari Anak Nasional #Wali Kota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu #Wali Kota Semarang #Menteri PPPA