Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mbak Ita Beberkan Pengelolaan Smart City di Depan Pejabat Pemerintah Negara ASEAN

Tasropi • Sabtu, 15 Juli 2023 | 19:00 WIB
PAPARKAN SMART CITY: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memaparkan Smart Mobility dalam acara Council of Asian Liberals and Democrats forum di Ascott Hotel Sudirman Jakarta, (14/7)
PAPARKAN SMART CITY: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memaparkan Smart Mobility dalam acara Council of Asian Liberals and Democrats forum di Ascott Hotel Sudirman Jakarta, (14/7)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG- Kota Semarang berhasil menerapkan program Smart City. Bahkan tak jarang menjadi percontohan daerah maupun negara lain.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga kerap didapuk untuk membeberkan kiat-kiat keberhasilannya dalam mengelola Smart City.

Seperti Jumat (14/7) kemarin, Mbak Ita-sapaan akrabnya-memaparkan Smart Mobility Kota Semarang di hadapan pejabat pemerintah dari negara ASEAN.

Menurutnya, Smart Mobility adalah salah satu pilar mewujudkan Smart City. Mbak Ita, mengawali paparannya mulai dari proses terciptanya Smart City Kota Semarang yang memerlukan waktu cukup lama hingga sampai di tahap sekarang.

Tidak hanya sampai di situ, dirinya juga menjelaskan mengenai Smart Living dalam upaya mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang layak, nyaman, dan efisien.

“Ada success story dari kepala daerah. Kalau dari Kota Semarang terkait bagaimana sistem transportasi menjadi bagian dari Smart City, termasuk juga dengan semua pengembanganya,” terangnya.

Mbak Ita mengatakan, proses Smart City ini tidak pendek. Dari tahun 2013 sampai 2023. Diawali dari MoU dengan Telkom, kemudian dilanjut dengan semua tahapan-tahapan.

“Terakhir bagaimana memproses atau mengolah yang namanya Smart Living,” jelasnya dalam acara Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) forum di Ascott Hotel Sudirman Jakarta, Jumat (14/7).

Smart Mobility sendiri bertujuan untuk menghadirkan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan demikian, transportasi dapat mempermudah mobilitas masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi kunci keberhasilan salah satu pilar dari Smart City tersebut.

Wali kota perempuan pertama di Semarang ini menjelaskan, dengan mempermudah transportasi-transportasi tentunya akan mempermudah masyarakat dalam melakukan kegiatan-kegiatan.

Termasuk juga dengan pasar hingga BRT (bus rapid transit).

“Juga kegiatan-kegiatan lainnya yang mendukung sebuah kota namanya, Kota Semarang,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kota Semarang menjadi salah satu contoh untuk negara lain dalam pengelolaan Smart Mobility.

Tetapi, Mbak Ita juga tidak menampik bahwa masih ada kekurangan.

Pihaknya juga menerima masukan untuk menjadikan Smart Mobility Kota Semarang semakin bagus.

“Dengan adanya sharing session, sharing Smart Mobility ini, menjadikan Kota Semarang, sebagai salah satu acuan bagi negara-negara lain," ungkap Mbak  Ita.

"Ataupun kita juga bisa mendapatkan masukan-masukan dari negara lain sehingga Smart Mobility di Kota Semarang semakin bagus,” lanjutnya.

“Tentu, Kota Semarang masih banyak kekurangan-kekurangan. Tapi tadi mereka (Peserta) mengapresasi dan mereka juga ingin ke Kota Semarang,” pungkasnya. (BBS/zal)

Editor : Agus AP
#Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu #Negara ASEAN #SMART CITY #pejabat pemerintah