Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Respon Cepat Laporan, Bersihkan Timbunan Sampah di Sungai

Tasropi • Sabtu, 8 Juli 2023 | 18:55 WIB
CEGAH BANJIR: Petugas DLH dan DPU membersihkan sampah di area rumah pompa Tawangmas dan Jembatan Tri Tunggal, Jumat (7/7). (IST)
CEGAH BANJIR: Petugas DLH dan DPU membersihkan sampah di area rumah pompa Tawangmas dan Jembatan Tri Tunggal, Jumat (7/7). (IST)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Mencegah banjir akibat penumpukan sampah, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bersih-bersih sampah di aliran sungai sekitar Rumah Pompa Tawangmas dan Jembatan Tri Tunggal, Kecamatan Semarang Barat, Jumat (7/7).

Langkah tersebut juga sebai respon laporan masyarakat yang mengeluhkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran drainase.

Dua titik tersebut menjadi perhatian. Mengingat kawasan Tawangmas rawan banjir. Salah satu faktornya saluran tersumbat. Petugas pun memastikan saluran di wilayah tersebut bebas sampah.

“Pembersihan sampah, di screen rumah pompa serta di jembatan Tri Tunggal. Insya Allah sudah berhasil kita bersihkan,” kata Sub Koordinator Operasi dan Pemeliharaan Drainase DPU Kota Semarang, Mochamad Hisam Ashari,.

Hisam menjelaskan, pembersihan aliran sungai rutin dilakukan. Karena jika pompa air dihidupkan, sampah di sekitar rumah pompa akan menumpuk. Sampah tersebut dapat membuat kinerja pompa tidak optimal. Apalagi sampai tersumbat sampah.

“Ketika hujan dan rumah pompa beroperasi, sampah yang ada akan tersedot dan terkumpul di screen rumah pompa. Oleh sebab itu, setiap kali pemompaan harus dibarengi dengan pembersihan itu,” tutur Hisam.

Sementara itu, di tempat terpisah, menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat nengenai timbulan sampah di bantaran Sungai Kaligarang, DLH dan DPU langsung turun ke lapangan melakukan pembersihan.

Kepala DLH Kota Semarang, Bambang Suranggono menerangkan, DLH dan DPU selalu berkolaborasi setiap kali ada penumpukan sampah yang berisiko menyumbat pompa air, drainase, maupun sungai.

“Kita terus bekolaborasi untuk mengantisipasi tumpukan sampah dan sumbatan pada jembatan. Kami sepakat bahwa satu sama lain jika menemukan indikasi potensi ada sumbatan yang dapat mengakibatkan genangan atau luberan air, dari DPU mengerahkan pasukan bebek, setelah itu kami juga mengirimkan personel ke lokasi timbunan sampah itu,” terang Bambang.

Pihaknya juga akan melakukan pembinaan jika masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Pihaknya bersama lurah setempat melakukan penelusuran asal sampah yang dibuang di sungai.

Bambang juga berharap masyarakat dapat patuh terhadap aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

Menurutnya, masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Membuang sampah di bantaran sungai oleh masyarakat masih beberapa kali dirinya temui.

“Nanti kita akan lakukan pembinaan, karena sampah ini tanggung jawab semua. Harapan kami bijaklah dalam membuang sampah pada tempatnya"

"Karena sering dijumpai, ada sebagain kecil masyarakat membuang sampah seperti di bantaran sungai,” tandasnya. (den/zal)

Editor : Agus AP
#Bantaran Sungai #Dinas Pekerjaan Umum #timbunan sampah