Bocah Terperosok Sumur di Pabelan, Damkar Salatiga Ikut Evakuasi

Dhinar Sasongko • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:34 WIB
Evakuasi korban
Evakuasi korban

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Permainan dua bocah berujung petaka. Seorang anak bernama Ak, terperosok ke dalam sumur tua setelah kayu penutup sumur yang diinjaknya diduga lapuk, Sabtu (17/10).

Insiden tersebut terjadi di wilayah Beran RT 04/RW 05, Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Sumur tua itu diketahui berada di lahan warga yang  sudah tidak digunakan.

Kejadian bermula ketika Ak bermain bersama seorang anak bernama Kr di sekitar lokasi. Sumur tersebut sebenarnya dalam kondisi tertutup menggunakan kayu.

Baca Juga: Tiga Rumah di Tingkir Lor Terbakar, Kerugian Ditaksir Tembus Rp1 Miliar

Namun, kayu penutup diduga sudah lapuk. Saat berada di atasnya, penutup tersebut tidak mampu menahan beban. Ak pun terperosok dan jatuh ke dalam sumur.

Melihat temannya jatuh, Kr bergegas mencari pertolongan dan memberi tahu warga sekitar. Zuhri, tetangga korban, kemudian turun ke dalam sumur untuk memberikan pertolongan awal.

Warga selanjutnya menghubungi Mako Pemadam Kebakaran Kota Salatiga. Petugas piket Regu 3 Damkar Kota Salatiga menerima laporan dan berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Semarang Posko Bringin.

Tim Damkar Kabupaten Semarang kemudian membawa peralatan tripod untuk membantu proses evakuasi. Petugas gabungan langsung melakukan upaya pengangkatan korban dari dalam sumur.

Penanganan tercatat dimulai sekitar pukul 11.01 WIB. Setelah melalui proses evakuasi, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur. Operasi penanganan dinyatakan selesai pukul 12.34 WIB.

Usai dievakuasi, Ak langsung dilarikan ke rumah sakit di Salatiga untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Belum diketahui secara pasti kondisi terakhir maupun luka yang dialami korban.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi warga agar mengamankan sumur-sumur tua yang sudah tidak digunakan dengan penutup yang kuat dan permanen, terutama apabila berada di lokasi yang mudah dijangkau anak-anak.

Editor : Baskoro Septiadi
terperosok sumur sumur mati PEMADAM KEBAKARAN