RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Tak ada jawaban dari balik pintu kamar kos. Seorang warga yang hendak mengantarkan makanan akhirnya membuka pintu dan mendapati Gun, 78, sudah terbujur tak bernyawa di atas kasur.
Lansia tersebut ditemukan meninggal di kamar kos kawasan Ringinawe, Jalan Argoyuwono, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (27/9) sekitar pukul 10.30 WIB.
Sebelumnya, korban diketahui sedang sakit. Saksi yang baru pulang dari ibadah sengaja mendatangi kamar kos korban untuk mengantarkan makanan sekaligus memastikan kondisinya.
Baca Juga: Wali Kota Salatiga Robby Bongkar Penyumbat Irigasi, Sampah Bikin Aliran Air Mandek
Namun, beberapa kali korban dipanggil dari depan kamar tak kunjung menyahut. Saksi kemudian mengetuk pintu. Karena tetap tak ada respons, pintu kamar dibuka.
Saat itulah korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur. Kondisinya sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Saksi langsung meminta bantuan warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan kepada kepolisian. Personel Polsek Argomulyo bersama piket fungsi segera mendatangi lokasi.
Petugas melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Piket Reskrim dan Identifikasi Polres Salatiga turut diterjunkan untuk memastikan kondisi di lokasi serta menggali keterangan sejumlah saksi.
Polisi juga menggandeng tenaga medis Puskesmas Cebongan. Pemeriksaan dilakukan dr. Erlinda Nerini Madalina Silon.
Hasil pemeriksaan medis menyebut korban mengalami hipertensi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal lebih dari enam jam sebelum ditemukan.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan polisi untuk memastikan kondisi korban. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga yang diwakili Santoso Hidayat.
Keluarga menerima kondisi korban dan menyatakan tidak berkenan dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan sesuai tata cara keagamaan.
Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono mengatakan, kecepatan petugas mendatangi lokasi merupakan bagian dari respons terhadap laporan masyarakat.
“Begitu mendapatkan informasi, personel kami segera bergerak untuk memastikan kondisi di lapangan, melakukan pemeriksaan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis maupun pihak terkait,” tegasnya.
Jonathan juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga yang tinggal seorang diri, terutama mereka yang sedang sakit.
Editor : Baskoro Septiadi