RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Suasana Jalan Lingkar Salatiga (JLS) mendadak mencekam. Sebuah Daihatsu Granmax Pick Up menghantam sepeda motor Yamaha Vega di dekat TPU Ngemplak, Dukuh, Sidomukti, Sabtu (19/9/2026) sore. Pengendara motor tewas di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Benturan keras membuat empat orang menjadi korban.
Satu meninggal dunia, sementara tiga lainnya harus mendapat perawatan medis di RSUD Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.
Baca Juga: ISPA dan 6 Penyakit Lain Naik, DKK Salatiga Ingatkan Warga Jangan Anggap Sepele
Korban meninggal yakni M, 53, warga Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang. Pengendara Yamaha Vega tersebut mengalami luka pada bagian kepala dan leher. Nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Sementara pembonceng motor, TL, 52, warga Jetak, Getasan, mengalami luka pada kaki.
Sedangkan pengemudi Granmax AS, 27, dan penumpangnya SBD, 22, juga mengalami luka. Ketiganya dalam kondisi sadar saat mendapat perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan bermula ketika Yamaha Vega dan Granmax sama-sama melaju dari arah Kecandran menuju Gamol. Motor berada di depan, sedangkan Granmax mengikuti dari belakang.
Saat tiba di lokasi kejadian, Granmax diduga kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman. Kendaraan tersebut kemudian menghantam bagian belakang Yamaha Vega.
Benturan membuat situasi seketika tak terkendali. Granmax oleng ke kanan dan akhirnya menghantam pohon pembatas jalan. Motor dan pengendaranya terjatuh akibat benturan tersebut.
Petugas Satlantas Polres Salatiga langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti.
Petugas juga melakukan penanganan di lokasi serta mengecek kondisi korban di rumah sakit.
Baca Juga: Siswa Salatiga Bikin Game VR, Bawa Isu Krisis Lingkungan ke Kompetisi Internasional Malaysia
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut.
“Petugas telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti serta melakukan pengecekan terhadap para korban di rumah sakit,” ujarnya.
Henry mengingatkan pengendara agar tidak lengah di jalan. Menjaga jarak aman menjadi hal penting untuk memberi ruang ketika kendaraan di depan harus mengurangi kecepatan atau berhenti mendadak.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali berada di jalan raya,” tegasnya.
Editor : Baskoro Septiadi