RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga ikut menyemarakkan gelaran Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) II. Tak hanya berkompetisi, keikutsertaan mahasiswa UIN Salatiga menjadi bagian dari semangat mempertemukan talenta mahasiswa dalam bidang olahraga, seni, dan ilmiah.
Memasuki hari kedua, kontingen UIN Salatiga telah mencatatkan sejumlah prestasi. Namun, perjuangan belum berakhir. Beragam cabang masih akan diikuti pada hari terakhir yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Salatiga Prof. Suwardi mengatakan, kontingen masih memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sejumlah cabang yang diikuti juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan pengalaman berkompetisi.
“Masih ada beberapa cabang yang diperlombakan eso. Targetnya adalah kita bisa menambah perolehan jumlah medali dan meningkatkan peringkat klasemen,” jelasnya.
Baca Juga: Clash of Comedy Salatiga Adu Kelucuan, Syakilla Raih Juara
Pada hari terakhir, mahasiswa UIN Salatiga akan tampil dalam sejumlah cabang. Di antaranya Musabaqah Qiraatul Kutub, Cipta dan Baca Puisi Mahasiswa Asing, Musabaqah Fahmil Quran, Dai/Daiyah, Kaligrafi Naskah, Karate, Bulu Tangkis Tunggal Putri, Bulu Tangkis Ganda Putra, serta Panjat Dinding Speed Classic Putra dan Putri.
Keberagaman cabang tersebut membuat PORSI JAWARA II tidak sekadar menjadi arena kompetisi. Ajang ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, sportivitas, sekaligus memperluas pengalaman dan jejaring antarmahasiswa.
Semangat berkompetisi pun terus dijaga kontingen UIN Salatiga hingga penghujung kegiatan. Setiap penampilan menjadi kesempatan untuk membawa nama kampus sekaligus ikut menghidupkan atmosfer PORSI JAWARA II.
Dengan masih banyaknya cabang yang dipertandingkan, kontingen UIN Salatiga siap memberikan penampilan terbaik hingga hari terakhir. PORSI JAWARA II pun menjadi momentum bagi mahasiswa untuk berprestasi sekaligus merayakan keberagaman potensi generasi muda perguruan tinggi keagamaan Islam.
Editor : Baskoro Septiadi