RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Menjadi muslimah shalihah bukan perkara penampilan. Ketakwaan, ilmu agama, ibadah, dan akhlak justru menjadi ukuran utama. Pesan itu disampaikan Ketua Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP IPHI) Jawa Tengah, Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd., saat mengisi pengajian MTP IPHI Kota Salatiga di Masjid Al-Barokah, Karangalit, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (6/9).
Mengusung tema “Upaya Menjadi Muslimah Shalihah”, Ida mengajak para perempuan untuk terus memperbaiki kualitas diri. Bukan hanya dalam urusan ibadah, tetapi juga dalam menjaga lisan, pergaulan, kehormatan diri, hingga menjalankan peran di tengah keluarga dan masyarakat.
“Wanita shalihah adalah sosok yang mampu menjaga ibadah, menutup aurat, menjaga lisan dan pergaulan, berbakti kepada orang tua, serta menjalankan kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang,” ujar Ida.
Baca Juga: 568 Penerima Bansos di Salatiga Terindikasi Main Judol, Bantuan Dihentikan Sementara
Menurutnya, ilmu agama menjadi bekal penting bagi seorang muslimah. Dengan pemahaman agama yang baik, perempuan tidak hanya mampu menjaga dirinya, tetapi juga memiliki bekal dalam membangun dan mendidik keluarga.
“Dengan ilmu dan akhlak yang baik, seorang wanita dapat menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya, sekaligus memberikan keteladanan bagi keluarga dan lingkungan,” jelasnya.
Ida juga menyoroti pentingnya menjaga lisan. Ghibah, fitnah hingga adu domba dinilai dapat merusak hubungan dan persaudaraan. Karena itu, perempuan didorong membiasakan diri menggunakan lisan untuk berdzikir, menyampaikan nasihat dan menebarkan kebaikan.
Dia menegaskan, keshalihan perempuan tidak berhenti pada dirinya sendiri. Perempuan yang memiliki ketakwaan, ilmu dan akhlak baik akan memberi pengaruh besar terhadap suasana keluarga serta pembentukan karakter anak.
“Keshalihan seorang perempuan tidak hanya memberikan kebaikan bagi dirinya, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya keluarga yang sakinah dan generasi yang berakhlak serta bertakwa,” pungkasnya.
Ketua MTP IPHI Kota Salatiga, Dra. Hj. Suharnanie Tarwoco, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ida. Menurutnya, materi yang diberikan menjadi penguatan bagi anggota MTP IPHI untuk terus meningkatkan keimanan, ibadah dan peran perempuan dalam keluarga.
Pengajian tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak para muslimah untuk terus belajar, memperbaiki diri dan memberi manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Editor : Baskoro Septiadi