Ribuan Maba UIN Salatiga Ikuti PBAK, Kampus Untuk Bentuk Karakter

Dhinar Sasongko • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:13 WIB
 
PBAK di UIN Salatiga
PBAK di UIN Salatiga
 

RADARSEMARANG.ID - Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Salatiga mengikuti masa Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027, Selasa (18/8). Pada kesempatan tersebut, para maba diminta siap untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kampus adalah tempat untuk membentuk karakter dengan ilmu. Datanglah ke kampus untuk mencari pengetahuan dan kebenaran. Gunakan apa yang Anda dapat di sini untuk berkontribusi positif pada masyarakat,” ujar Rektor Universitas Islam Negeri Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy dalam sambutannya.

Lebih lanjut dirinya menekankan pentingnya memelihara keseimbangan antara ilmu dan kemanusiaan, “Di era AI ini, kita harus bisa berpikir kritis; jadilah pribadi yang cerdas secara intelektual serta matang secara spiritual dan sosial. Bangunlah kemampuan digital tanpa kehilangan kemanusiaan.”

Baca Juga: Menag Titip Pesan ke UIN Salatiga, Manusia Harus Lebih Bijak Dibanding AI

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Sahiron.

“Salah satu indikator sebuah negara memasuki masa keemasan adalah negara tersebut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; tetapi tidak hanya penguasaan iptek yang mumpuni saja, negara yang berjaya juga perlu memiliki empati yang tinggi,” jelasnya.

Dirinya menekankan pentingnya penerapan kurikulum berbasis cinta yang dikembangkan oleh Kementerian Agama, “Dengan adanya kurikulum berbasis cinta, proses belajar kita dilandasi dengan prinsip spiritualitas, empati, serta akhlak mulia. Adanya kurikulum ini diharapkan bisa mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga lembut dan matang secara nurani.”

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Drs. Muh. Nasirudin menguatkan bahwa Indonesia Emas membutuhkan generasi yang berilmu dan berkarakter.

“Selamat datang di Kota Salatiga, salah satu kota paling toleran yang ada di Indonesia. Saya harap PBAK ini bisa menjadi sarana untuk mengenal dunia akademik perguruan tinggi yang mengantarkan Anda menjadi mahasiswa unggul dan berempati yang siap menjaga harmoni di Indonesia,” pungkasnya.

Masa PBAK UIN Salatiga dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa-Rabu (18-19/8) dan wajib diikuti oleh semua mahasiswa baru. Kegiatan diisi dengan materi pengenalan akademik, kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan pentas seni.

Editor : Baskoro Septiadi
pbak uin salatiga UIN Salatiga Prof Zakiyuddin