4.229 Pegawai Pemkot Salatiga Kumpulkan Minyak Jelantah, Minimal Dapat 1400 liter Sekali Aksi

Dhinar Sasongko • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 17:38 WIB
Ketua PKK Kota Salatiga Ny Retno Robby Hernawan saat bertemu Wagub
Ketua PKK Kota Salatiga Ny Retno Robby Hernawan saat bertemu Wagub

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Sebanyak 3.319 aparatur sipil negara (ASN) dan 910 PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga diharapkan berpartisipasi dalam Program SEJUTA MIJEL (Sedekah Jelantah untuk Amal).

Melalui gerakan ini, ribuan pegawai diminta mengumpulkan minyak jelantah sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendorong ekonomi sirkular.

Sedikitnya 1.402 liter minyak jelantah diprediksi bakal terkumpul karena tiap pegawai diminta mengumpulkan berukuran 330 mililiter minyak jelantah.

Gerakan ini diperkuat melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Salatiga Nomor 500.10.10/2981 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Minyak Jelantah.

Baca Juga: Viral Polemik Dana Swadaya Agustusan, Jalan Sehat di Gemah Semarang Dibatalkan, Uang Warga Dikembalikan

Dalam surat tersebut dijelaskan, pengumpulan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 7 dan 14 Agustus 2026, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-1.276 Kota Salatiga.

Setiap kepala perangkat daerah, satuan pendidikan, dan pimpinan BUMD diwajibkan mendata peserta, menunjuk penanggung jawab, serta mengoordinasikan penyerahan minyak jelantah ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga. Seluruh minyak jelantah yang terkumpul juga akan dihitung sebagai upaya pemecahan rekor LEPRID.

Program SEJUTA MIJEL merupakan inisiasi TP PKK Kota Salatiga bersama Pemerintah Kota Salatiga untuk mengubah limbah minyak jelantah rumah tangga menjadi sumber manfaat ekonomi dan sosial melalui konsep ekonomi sirkular. Tahap awal program menyasar ASN sebagai pelopor perubahan perilaku dalam pengelolaan limbah di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Salatiga Retno Robby Hernawan saat audiensi dengan wagub Jateng Taj Yasin menjelaskan, hasil penjualan minyak jelantah akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kapasitas kader PKK, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, serta penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan minyak jelantah.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Menurutnya, Program SEJUTA MIJEL merupakan inovasi yang mampu menjawab persoalan sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi dan manfaat sosial bagi masyarakat.

Ia mendorong program tersebut diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah melalui dukungan pemerintah daerah, pembentukan koordinator di setiap instansi, serta penyediaan titik-titik pengumpulan minyak jelantah agar gerakan ini berkembang menjadi budaya baru dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Melalui gerakan ini, Pemkot Salatiga berharap minyak jelantah tidak lagi dibuang sembarangan atau disalahgunakan untuk konsumsi. Sebaliknya, limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri yang bernilai ekonomi, sekaligus mendukung upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
retno robby hermawan wagib jateng taj yasin Ketua TP PKK Jateng