Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Teman MOCI Puskesmas Sidorejo Lor, Temukan Kasus HIV Lebih Dini

Dhinar Sasongko • Kamis, 9 Juli 2026 | 11:57 WIB
Pemeriksaan dilakukan di Puskesmas Pembantu Bugel Salatiga
Pemeriksaan dilakukan di Puskesmas Pembantu Bugel Salatiga

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Upaya pengendalian HIV di Kota Salatiga kini tak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Puskesmas Sidorejo Lor menghadirkan inovasi TEMAN MOCI (Temukan HIV dengan Mobile VCT pada Populasi Kunci), layanan jemput bola yang menyasar kelompok berisiko untuk memperkuat deteksi dini HIV dan penyakit menular lainnya.

Program ini menjadi strategi memperluas cakupan skrining dengan mendatangi langsung lokasi populasi kunci. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya menjalani pemeriksaan HIV, tetapi juga mendapat layanan kesehatan terpadu dalam satu waktu.

Penanggung Jawab Program TEMAN MOCI, dr. Fetika Widowati, mengatakan inovasi tersebut dirancang agar pemeriksaan kesehatan lebih mudah dijangkau oleh populasi kunci sekaligus meningkatkan keberhasilan penemuan kasus sejak dini.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Perbandingan New Honda Beat 2026, Yamaha Gear 125 dan TVS Callisto 110

"Melalui TEMAN MOCI, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan HIV, tetapi juga pemeriksaan penyakit menular lainnya secara terpadu. Dengan pendekatan jemput bola, sasaran menjadi lebih mudah dijangkau," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Sidorejo Lor menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial hingga LSM Tegar. Kolaborasi tersebut dinilai efektif karena memudahkan proses pendampingan sekaligus membangun kepercayaan peserta saat mengikuti pemeriksaan.

Ketua LSM Tegar, Alfred Lehurliana, mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, layanan jemput bola membuat para dampingan lebih mudah memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara rutin.

"Program ini sangat membantu karena para dampingan tidak perlu kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Mereka lebih nyaman menjalani pemeriksaan," katanya.

Pada kegiatan yang digelar di Puskesmas Pembantu Bugel, sekitar 60 pemandu karaoke mengikuti pemeriksaan kesehatan secara sukarela dengan pendampingan dari LSM Tegar.

Mereka menjalani berbagai layanan, mulai dari tes HIV, skrining sifilis, hepatitis B, hepatitis C, pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker leher rahim, hingga pemeriksaan kesehatan umum seperti tekanan darah, gula darah, tuberkulosis (TB), berat badan, serta lingkar perut.

Usai pemeriksaan, seluruh peserta memperoleh kartu kontrol sebagai dokumentasi riwayat kesehatan sekaligus memudahkan pemantauan dan tindak lanjut apabila ditemukan hasil yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

dr. Fetika mengungkapkan, penerapan TEMAN MOCI telah menunjukkan hasil positif. Pendekatan kolaboratif tersebut membuat proses penjaringan sasaran lebih efektif dan berhasil menemukan sejumlah kasus yang membutuhkan penanganan lebih dini.

"Hasil penerapan TEMAN MOCI cukup bagus. Dengan menggandeng Dinas Pariwisata, Dinas Sosial hingga LSM, penjaringan sasaran menjadi lebih mudah. Sejumlah sasaran yang membutuhkan penanganan juga berhasil ditemukan lebih awal sehingga dapat segera mendapatkan layanan lanjutan," jelasnya.

Baca Juga: Capaian PLN : Listrik Terjaga, Garuda Muda Berjaya, Libas Malaysia 3-0 di Manahan

Salah seorang peserta, Manda (25), mengaku merasa terbantu dengan hadirnya layanan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan kini menjadi lebih mudah diakses tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang lokasinya jauh.

"Senang karena merasa diperhatikan. Jadi tidak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan kesehatan," tuturnya.

Melalui inovasi TEMAN MOCI, Puskesmas Sidorejo Lor berharap deteksi dini HIV dan penyakit menular lainnya di kalangan populasi kunci terus meningkat. 

Editor : Baskoro Septiadi
#teman moci #Puskesmas Sidorejo Lor #Pemandu Karaoke