Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Pasokan Langka dan Harga Naik Terus

Dhinar Sasongko • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:28 WIB
Surat kesepakatan para pedagang yang beredar luas
Surat kesepakatan para pedagang yang beredar luas

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kelangkaan pasokan daging sapi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mendorong puluhan pedagang daging di Kota Salatiga mengambil langkah bersama.

Sekitar 50 pedagang yang tergabung dalam paguyuban pedagang daging sepakat tidak berjualan selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026.

Kesepakatan tersebut diambil dalam pertemuan yang digelar di Los Daging Pasar Raya I Salatiga, Minggu (21/6/2026). Pertemuan dihadiri seluruh pedagang los daging Pasar Raya I, perwakilan pedagang Pasar Pagi, serta pedagang kaki lima yang menjual daging sapi.

Baca Juga: Korem-KONI Salatiga Kompak Gelar Nobar Piala Dunia, TNI Baur Bersama Warga

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Bagus A, menjelaskan bahwa kondisi pasar saat ini memang dihadapkan pada kelangkaan pasokan daging sapi yang berdampak langsung terhadap kenaikan harga jual di tingkat pedagang.

"Jumlah pedagang yang tergabung dalam paguyuban sekitar 50 orang, terdiri dari pedagang los daging, pedagang Pasar Pagi hingga pedagang di pelataran pasar. Mereka sepakat tidak berjualan selama lima hari mulai 22 sampai 26 Juni 2026," ujarnya.

Menurut Bagus, para pedagang menyampaikan berbagai aspirasi terkait sulitnya memperoleh pasokan daging sapi dan tingginya harga yang harus dibayar.

Baca Juga: KPK Sita Rumah Mewah Fadia Arafiq di Semarang, Plang Penyitaan Terpasang di Depan Rumah

Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.

Dalam forum tersebut, pedagang berharap pemerintah dapat membantu mencarikan solusi atas persoalan yang terjadi, terutama terkait ketersediaan pasokan dan upaya menjaga stabilitas harga daging sapi di pasaran.

Kesepakatan penghentian sementara aktivitas penjualan dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah agar persoalan pasokan daging sapi mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Para pedagang berharap langkah tersebut dapat mendorong adanya solusi yang mampu menjamin ketersediaan pasokan daging sapi sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Editor : Baskoro Septiadi
#los daging #mogok jualan #Dinas Perdagangan #pasaraya salatiga