RADARSEMARANG.ID, Salatiga — Di sebuah lapak sederhana di kawasan Jalan Bungur, Kota Salatiga, aktivitas bongkar pasang jok motor tak pernah sepi. Di tempat itulah Subagyo Dwi menjalankan usaha servis dan modifikasi jok motor yang telah ia geluti sejak 2009.
Sebelum membuka usaha sendiri, Subagyo terlebih dahulu belajar dari sejumlah perajin jok di berbagai kota. Pengalaman bertahun-tahun itu menjadi bekal saat ia membuka usaha bersama di Jalan Bungur pada 2016. Setelah berjalan beberapa tahun, usaha tersebut kemudian dikelola secara mandiri dan telah ia jalankan sendiri selama enam tahun terakhir.
Tidak hanya melayani penggantian kulit jok yang sobek atau rusak, Subagyo juga menerima berbagai permintaan modifikasi. Banyak pelanggan datang untuk membuat jok lebih nyaman sesuai kebutuhan berkendara mereka.
Ada yang meminta jok ditipiskan agar posisi duduk lebih rendah dan mudah menapak ke jalan. Sebaliknya, ada pula yang ingin menambah ketebalan busa agar lebih nyaman saat digunakan menempuh perjalanan jauh.
Pilihan bahan pelapis jok yang tersedia juga cukup beragam. Pelanggan dapat memilih berbagai jenis dan motif kulit sintetis sesuai selera maupun karakter motor yang dimiliki.
Salah satu keunggulan usaha pria asal Kediri ini adalah kecepatan pengerjaan. Untuk penggantian kulit jok dengan yang baru, prosesnya relatif singkat, hanya sekitar 20 hingga 30 menit. Pelanggan pun bisa menunggu langsung hingga pekerjaan selesai.
Dengan pelayanan yang cepat dan harga yang terjangkau, usaha ini menjadi pilihan banyak pengendara. Biaya penggantian atau modifikasi jok dibanderol mulai sekitar Rp60 ribuan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis bahan dan tingkat kesulitan pengerjaan.
Dalam sehari, rata-rata empat pelanggan datang untuk memperbaiki maupun memodifikasi jok motor. Jumlah tersebut bisa bertambah pada akhir pekan atau saat banyak kegiatan komunitas motor.
Jaringan pelanggannya cukup luas, mulai dari pengguna motor harian, pecinta motor modifikasi, hingga sejumlah dealer kendaraan yang mempercayakan pengerjaan jok kepada Subagyo.
Berkat pengalaman panjang dan keterampilan yang terus diasah selama belasan tahun, usaha kecil di Jalan Bungur itu tetap bertahan dan berkembang. Dari tangan Subagyo, jok motor yang kusam, sobek, atau kurang nyaman bisa kembali tampil menarik sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengendaranya.
Editor : Baskoro Septiadi