RADARSEMARANG.ID – Mimpi tim basket putra Universitas Kristen Satya Wacana untuk membawa pulang gelar juara Campus League National harus kandas di partai puncak.
Bermain di GOR UPH Tangerang, UKSW menyerah secara dramatis dari Institute Perbanas setelah melalui perpanjangan waktu.
Laga final berlangsung ketat sejak menit awal. Perbanas yang sebelumnya sempat dikalahkan UKSW pada fase grup tampil lebih siap dan berhasil menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 12-10.
Baca Juga: Brasil vs Maroko: Misi Selecao Mengakhiri Kutukan 24 Tahun dan Memburu Bintang Keenam Piala Dunia
Memasuki kuarter kedua, UKSW mulai menemukan ritme permainan. Anak asuh pelatih Revan Jonathan tampil lebih agresif dan mampu membalikkan keadaan. UKSW menutup babak pertama dengan keunggulan 27-20.
Momentum positif berlanjut pada kuarter ketiga. Meski mendapat tekanan dari Perbanas, UKSW tetap mampu menjaga keunggulan dan menutup kuarter dengan skor 32-28.
Namun pertandingan berubah pada kuarter keempat. Perbanas yang mendapat dukungan terus menekan hingga berhasil menyamakan kedudukan.
Hingga buzzer berbunyi, skor imbang 40-40 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak overtime selama lima menit.
Drama terjadi pada masa perpanjangan waktu. Perbanas langsung tancap gas dan unggul lima poin pada dua menit pertama overtime. UkSW tidak menyerah.
Tembakan penting dari Nabizar dan Kafiar berhasil menghidupkan asa tim asal Salatiga itu sekaligus menyamakan skor menjadi 45-45.
Sayangnya, pada momen-momen krusial Perbanas kembali mampu mencuri keunggulan dua poin.
Anak asuh Revan Jonathan masih memiliki kesempatan terakhir untuk memaksakan hasil imbang, tetapi peluang tersebut gagal dimanfaatkan.
Serangan terakhir bahkan berakhir dengan pelanggaran waktu tembakan (shot clock violation) sehingga memastikan kemenangan Perbanas.
Sebelum melaju ke final, UKSW tampil impresif dengan menyingkirkan tim kuat dari Surabaya, Ubaya, pada babak semifinal.
Sementara Perbanas memastikan tiket final setelah mengalahkan tuan rumah UPH Tangerang.
Sementara tim putri harus puas di peringkat keempat setelah gagal mengalahkan tuan rumah UPH dalam perebutan peringkat ketiga.
Meski harus puas sebagai runner-up, pencapaian tim putra UKSW menjadi catatan membanggakan bagi basket mahasiswa Salatiga.
Tim ini mampu menembus partai puncak kompetisi nasional dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan kampus-kampus besar di Indonesia.
Editor : Baskoro Septiadi