RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kota Salatiga kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda strategis Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Kepercayaan itu ditandai dengan digelarnya Pra-Rapat Koordinasi (Pra-Rakor) Komwil III APEKSI 2026 yang diawali gala dinner di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Selasa (19/5).
Wali Kota dr Robby Hernawan SpOG, bersama Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menyambut langsung para peserta yang terdiri atas sekretaris daerah, kepala Bappeda, hingga kepala bagian pemerintahan dari 25 kota anggota Komwil III APEKSI.
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak awal kegiatan. Penampilan Tari Sopo Dayuh menjadi pembuka penyambutan para delegasi dari berbagai kota di Pulau Jawa.
Baca Juga: Berikut Daftar Wakil Indonesia di Malaysia Masters 2026 BWF Super 500
Ketua Komwil III APEKSI yang juga Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan Salatiga dipilih sebagai lokasi pertemuan perdana pada masa kepemimpinannya karena memiliki nilai historis serta kedekatan antardaerah. Selain itu, faktor efisiensi anggaran di tengah tantangan fiskal pemerintah daerah juga menjadi pertimbangan.
Menurut Farhan, Komwil III APEKSI memegang peran strategis karena menaungi kota-kota di Pulau Jawa yang menjadi penopang utama perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah kota dituntut lebih adaptif menghadapi persoalan perkotaan yang terus berkembang.
“Isu seperti pengelolaan sampah, ketahanan pangan, hingga sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi tantangan bersama yang harus disikapi secara kolaboratif,” ujarnya.
Dalam forum Pra-Rakor tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan. Mulai dari pengelolaan sampah perkotaan, perimbangan keuangan pusat dan daerah, hingga penguatan ketahanan pangan di kawasan perkotaan yang masih bergantung pada pasokan luar daerah maupun impor.
Sementara itu, Robby Hernawan menyampaikan apresiasi atas kembali dipilihnya Salatiga sebagai tuan rumah agenda APEKSI setelah sebelumnya pernah menjadi lokasi kegiatan serupa pada 2018 dan 2022.
Ia memperkenalkan Salatiga sebagai kota dengan harmoni sosial yang kuat, keberagaman yang terjaga, serta atmosfer pendidikan dan budaya yang khas. Robby juga menyinggung capaian Salatiga yang kembali mempertahankan predikat kota tertoleran nomor satu di Indonesia.
“Selamat datang di Kota Salatiga. Semoga selama berada di sini panjenengan dapat menikmati suasana kota, kuliner khas, keramahan masyarakat, dan membawa pulang kesan baik dari kota kami,” katanya.
Robby berharap forum Pra-Rakor Komwil III APEKSI 2026 mampu menghasilkan rekomendasi strategis guna memperkuat tata kelola pemerintahan kota yang responsif, kolaboratif, dan berpihak pada masyarakat.
Hasil pembahasan forum ini nantinya akan menjadi bahan konsolidasi bagi 25 kota anggota Komwil III APEKSI sebelum dibawa ke Rapat Koordinasi Nasional APEKSI di Medan. Selain itu, hasilnya juga akan dirumuskan lebih lanjut dalam Rakorwil III yang dijadwalkan berlangsung di Salatiga pada Juli mendatang.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi