Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

FTIK UIN Salatiga Lepas Enam Mahasiswa KKI Asistensi Mengajar ke Malaysia

Dhinar Sasongko • Senin, 18 Mei 2026 | 12:09 WIB
Pelepasan mahasiswa FTIK UIN Salatiga untuk program KKI ke Malaysia
Pelepasan mahasiswa FTIK UIN Salatiga untuk program KKI ke Malaysia

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi melepas enam mahasiswa Kelas Khusus Internasional (KKI) untuk melaksanakan program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Luar Negeri.

Seremoni pelepasan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Gedung Ahmad Dahlan, UIN Salatiga, Senin (18/5). 

Program internasional ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperluas jejaring kemitraan global sekaligus meningkatkan mutu lulusan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Suami yang Bacok Istri di Ngadirejo Temanggung Ditangkap, Hendak Kabur ke Wonosobo

Para mahasiswa mendapatkan tugas pendelegasian ke sejumlah sekolah mitra di Malaysia untuk tingkat Sekolah Rendah (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menilai pelepasan ini menandai titik awal lahirnya duta pendidikan nasional di kancah internasional.

Para mahasiswa mengemban misi membawa identitas akademik, budaya, serta nilai-nilai keislaman Indonesia. 

"Pelepasan menjadi titik awal lahirnya duta pendidikan yang membawa identitas akademik, budaya, dan nilai-nilai keislaman Indonesia ke lingkungan internasional. Kegiatan ini penting karena mahasiswa dituntut mampu mengajar, serta menjadi pribadi yang adaptif, diplomatis, dan siap hidup di tengah keberagaman budaya global," ujar Prof. Rasimin. 

Baca Juga: Hakim Senior Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 3 Orang di Lingkungan Pengadilan di Jawa Tengah

Direktur KKI FTIK UIN Salatiga, Dr. Muslimah Susilayati, M.Pd., menyebut pengiriman delegasi ini sebagai langkah konkret institusi dalam mencetak tenaga pendidik yang kompetitif di level dunia. 

"Pengalaman internasional ini merupakan investasi berharga untuk mencetak pendidik masa depan yang visioner. Melalui program ini, kami menanamkan kesiapan mental yang matang serta wawasan global yang luas, sekaligus memastikan mahasiswa tetap memegang teguh akar moral dan karakter luhur bangsa," tegas Dr. Muslimah. 

Zaky Pangestu dari Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) mengisi posisi delegasi tingkat SD dengan penempatan di Sekolah Rendah Tahfiz Al Ittihadiyah, Ipoh.

Pada tingkat SMP, Tazkiyatul Afidah dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Naila Soleilluna Setiawan dari Prodi TBI siap mengabdi di Maahad Tahfiz Al Quran Wal Qiraat ADDIN 13, Padang Rengas. 

Untuk tingkat SMA, tiga mahasiswi mengambil peran di Maahad Tahfiz Al Quran Wal Qiraat ADDIN 6, Padang Rengas.

Mereka terdiri atas Daniela Syahana Haque (Prodi TBI), serta Aisah Salsabila dan Nita Arisa dari Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (TIPA). 

Mewakili rekan-rekannya, Zaky Pangestu menyampaikan rasa antusiasmenya menyambut program pengabdian internasional tersebut.

"Kami sangat bersyukur mendapat kesempatan berharga ini. Pengalaman mengajar di Malaysia siap kami maksimalkan untuk mengasah kompetensi pedagogik sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di tingkat global," ucap Zaky.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#prof rasimin #KKI ke Malaysia #identitas akademik #FTIK UIN Salatiga #UIN Salatiga