RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan kambing kurban di wilayah Tengaran, Kabupaten Semarang, mulai meningkat.
Sejumlah pedagang mengaku calon pembeli sudah berdatangan untuk mencari hewan kurban dengan harga yang masih terjangkau.
Pedagang kambing di Tengaran, Taat Andriyanto, 37, mengatakan tren pencarian kambing kurban mulai terasa sejak beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Ketika Cinta Bertahan Ditengah Jeratan Hukum, Akad Nikah di Ruang Satreskrim Salatiga
Banyak warga datang untuk survei harga, memilih kambing, hingga memesan lebih awal.
“Sudah mulai ramai yang cari. Biasanya makin dekat Iduladha, pembeli tambah banyak,” ujarnya.
Menurut Taat, kambing gembel masih menjadi pilihan favorit karena harga lebih ekonomis.
Saat ini, kambing jenis tersebut dijual di kisaran Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per ekor.
Sementara kambing Jawa dipasarkan seharga Rp3 juta hingga Rp4 juta per ekor. Jenis ini banyak diminati karena ukuran tubuhnya dinilai pas untuk kebutuhan kurban keluarga.
Adapun kambing Kaligesing masuk kelas premium dengan harga Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi fisik hewan.
Musim kurban tahun lalu menjadi periode penjualan yang cukup baik bagi Taat. Selama momentum Iduladha, ia mampu menjual sekitar 35 ekor kambing.
“Tahun kemarin habis 35 ekor terjual,” katanya.
Selain Taat, pedagang lain di wilayah Kumpulrejo, Ahmad, juga mulai menyiapkan stok belasan kambing kurban.
Ia menyediakan kambing jenis Jawa dan gembel dengan kisaran harga Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor.
Baca Juga: Mobil Armada Sudah 5 Tahun, Dipakai Terus atau Dijual? Ini Cara Hitungnya Biar Nggak Rugi
Menurut para pedagang, pembeli yang datang lebih awal biasanya ingin mendapatkan harga lebih stabil sekaligus pilihan kambing yang masih banyak.
Mendekati hari H, permintaan diperkirakan terus meningkat sehingga stok cepat menipis.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi