Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Saat Isu Transparansi Mengemuka, SEMA FTIK UIN Salatiga Gembleng Mahasiswa Kelola Anggaran Bersih

Dhinar Sasongko • Selasa, 28 April 2026 | 17:50 WIB

 

Dekan FTIK UIN Salatiga Prof Rasimin
Dekan FTIK UIN Salatiga Prof Rasimin

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Di tengah sorotan publik soal transparansi pengelolaan dana pendidikan, Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga mengambil langkah konkret.

Mereka menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan untuk membekali aktivis kampus soal tata kelola anggaran yang bersih, efektif, dan berintegritas.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung K.H. Hasyim Asy’ari, Selasa (28/4). Sejak pagi, peserta sudah memadati lokasi. Antusiasme itu menunjukkan meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengelolaan keuangan organisasi yang akuntabel.

Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menegaskan pelatihan tersebut relevan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang kini menjadi perhatian nasional. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan harus memberi dampak nyata.

“Kebijakan efisiensi menuntut setiap rupiah yang dialokasikan harus memberikan dampak maksimal. Pelatihan ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menentukan skala prioritas, sehingga anggaran terbatas tidak habis untuk pos-pos yang kurang esensial,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, persoalan keuangan bukan sekadar teknis pencatatan, tetapi berkaitan erat dengan kepercayaan publik. Organisasi, kata dia, bisa runtuh bukan karena kekurangan dana, melainkan hilangnya integritas.

“Pelatihan ini bukan sekadar belajar membuat laporan, tetapi ruang menata sikap. Jujur, disiplin, dan bijak. Tidak sedikit organisasi runtuh bukan karena kekurangan dana, tetapi karena hilangnya kepercayaan,” imbuhnya.

Dalam pelatihan itu, dua narasumber dihadirkan untuk membedah standar akuntabilitas modern. Dr. Pandi Afandi, S.E., M.Si., menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana organisasi mahasiswa.

“Prinsip akuntabilitas adalah kewajiban moral dan hukum. Mahasiswa dan universitas berhak mengetahui bagaimana dana dikelola secara transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Kholil, S.Pd., menyoroti pentingnya profesionalisme dalam penggunaan anggaran. Menurutnya, organisasi mahasiswa harus menerapkan standar akuntansi yang jelas dan mampu memanfaatkan sumber daya secara efisien.

“Organisasi harus mampu menggunakan dana dengan cara paling efektif. Ini mencakup pemeliharaan aset dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana sesuai standar akuntansi yang berlaku umum,” jelasnya.

Ketua SEMA FTIK UIN Salatiga, Wildan Fikri Ansyah, menyebut pelatihan tersebut sebagai langkah strategis menyiapkan calon pemimpin masa depan yang bersih dan bertanggung jawab.

“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat integritas mahasiswa dalam berorganisasi,” tuturnya.

Ketua Panitia, Nisa Adila, menambahkan tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bahwa mahasiswa mulai menaruh perhatian serius terhadap tata kelola organisasi yang sehat.

“Antusiasme peserta terlihat sejak registrasi. Ini bukti mahasiswa ingin berubah lebih baik,” pungkasnya.(sas)

Editor : Agus AP
#transparansi pengelolaan dana pendidikan #Prof. Dr. Rasimin #Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan #FTIK UIN Salatiga #UIN Salatiga