Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

581 Wisudawan Dikukuhkan, UIN Salatiga Teguhkan Komitmen Moderasi Islam di Usia ke-56

Dhinar Sasongko • Jumat, 24 April 2026 | 13:06 WIB
UIN Salatiga
UIN Salatiga

 

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-11 yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-56, Kamis (24/04/2026).

Sebanyak 581 wisudawan resmi dikukuhkan dalam momentum yang juga menjadi refleksi perjalanan panjang institusi tersebut.

Ketua panitia, Prof Miftahuddin, menyampaikan bahwa pada usia ke-56 ini, UIN Salatiga terus berkomitmen menjadi pusat unggulan moderasi Islam sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk kemaslahatan umat.

“Sejak berdiri sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo berdasarkan SK Menteri Agama Nomor 30 Tahun 1970, lembaga ini terus berkembang menjadi STAIN, kemudian IAIN, hingga resmi menjadi UIN Salatiga berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga: Jadi Rujukan Nasional, FTIK UIN Salatiga Kawal Pendirian Prodi Baru UIN Kediri

Ia menegaskan, peringatan Dies Natalis bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi serta memperluas kontribusi bagi masyarakat, bangsa, hingga tingkat global.

Dalam wisuda periode ini, jumlah lulusan mencapai 581 orang, terdiri dari 28 lulusan program pascasarjana, 141 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 143 lulusan Fakultas Syariah, 77 lulusan Fakultas Dakwah, 63 lulusan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora, serta 129 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Dari total tersebut, sebanyak 196 wisudawan atau 34 persen merupakan laki-laki, sementara 385 wisudawati atau 66 persen adalah perempuan.

“Ini menunjukkan peran perempuan yang semakin dominan dalam dunia pendidikan tinggi,” tambah Prof Miftahuddin.

Baca Juga: PGMI UIN Salatiga Raih Akreditasi Unggul Jelang Lebaran

Secara akademik, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan tergolong tinggi, yakni 3,74 untuk program sarjana, 3,84 untuk magister, dan 3,81 untuk doktor. Sementara IPK tertinggi mencapai 3,97 untuk S1, 3,96 untuk S2, dan 3,89 untuk S3.

Rata-rata masa studi juga tergolong efisien, masing-masing 9 semester untuk S1, 5 semester untuk S2, dan 9 semester untuk S3. Bahkan, terdapat lulusan tercepat dengan masa studi 7 semester untuk S1 dan 3 semester untuk S2.

Tak hanya itu, wisudawan termuda tercatat berusia 20 tahun untuk program sarjana dan 23 tahun untuk program magister.

Sejak awal berdiri hingga saat ini, UIN Salatiga telah meluluskan sebanyak 28.402 alumni yang tersebar di berbagai sektor.

Pelaksanaan wisuda yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua dan wali wisudawan.

Prof Miftahuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga capaian ini semakin memperkuat peran UIN Salatiga dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandasnya.(sas)

Editor : Tasropi
#Dies Natalis #program magister #forkopimda #UIN Salatiga