Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kartini Hidup di UKSW: Perempuan Memimpin, Menguatkan dan Menginspirasi

Dhinar Sasongko • Kamis, 23 April 2026 | 20:03 WIB
Kartini Hidup di UKSW: Perempuan Memimpin, Menguatkan, dan Menginspirasi
Kartini Hidup di UKSW: Perempuan Memimpin, Menguatkan, dan Menginspirasi

 

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Semangat Raden Ajeng Kartini tak sekadar dikenang, tetapi benar-benar hidup di lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kamis (23/04/2026).

Momentum Wisuda Periode II Tahun 2026 menjadi cermin kuat bagaimana perempuan hadir sebagai pemimpin, penggerak, sekaligus sumber inspirasi.

Baca Juga: Kejari Demak Musnahkan Upal Rp 154 Juta hingga 38.733 Butir Obat-obatan Hasil Tindak Pidana

Deretan perempuan tampil di garis depan. Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Aisyah Endah Palupi, Rektor UKSW Prof Intiyas Utami, Ketua Senat UKSW Apriani Dorkas Rambu Atahau, hingga pedel dari Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi Nanuk Tri Setyorini, S.Si., menjadi representasi nyata kiprah perempuan di ruang-ruang strategis.

Tak berhenti pada simbol kepemimpinan, peran perempuan juga hadir dalam sentuhan empati. Dekan FISKOM Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., Dekan Fakultas Hukum Profesor Dr. Christina Maya Indah S., S.H., M.Hum., Dekan FKIP Dr. Helti Lygia Mampouw, M.Si., serta Dekan Fakultas Psikologi Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, M.Si., M.H., Psikolog, menghadirkan makna lewat penyerahan bunga kepada lulusan dan orang tua. Gestur ini menegaskan perempuan sebagai penguat, penjaga nilai, sekaligus sumber kasih dalam perjalanan pendidikan.

Suara generasi muda pun menguatkan semangat tersebut. Mutiara Tyas Putri Andariyanto, S.Si., mahasiswi Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Matematika (FSM), tampil menyuarakan refleksi generasi yang tumbuh dari perjuangan panjang para perempuan.

Nilai Kartini juga divisualisasikan melalui kehadiran tokoh-tokoh perempuan Nusantara. Sosok Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis, Laksamana Malahayati, dan Roehana Koeddoes dihadirkan sebagai simbol keberanian, kepemimpinan, kecerdasan, dan literasi. Nilai-nilai itu dirajut menjadi fondasi generasi unggul masa kini.

Baca Juga: Spektakuler! 15 Negara Siap Meriahkan Semarang Night Carnival 2026

Rektor UKSW Intiyas Utami menegaskan bahwa capaian perempuan hari ini adalah buah dari perjuangan panjang. Kesempatan belajar yang setara, menurutnya, harus terus dijaga dan dilanjutkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menghargai peran orang tua, terutama ibu, dalam setiap capaian.

Pesan serupa disampaikan Aisyah Endah Palupi yang menyoroti kekuatan doa orang tua sebagai fondasi kesuksesan.

Sementara Nina Agustin menekankan pentingnya perempuan masa kini untuk terus belajar, berintegritas, serta menjaga nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebanyak 437 lulusan dalam momen wisuda ini menjadi bagian dari mata rantai perjuangan tersebut. Namun lebih dari itu, peristiwa ini menegaskan bahwa semangat Kartini terus berdenyut—hidup dalam kepemimpinan perempuan, dalam kasih seorang ibu, dan dalam tekad generasi untuk melangkah lebih jauh.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#UKSW Salatiga