RADARSEMARANG.ID, SALATIGA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Salatiga mulai mengetatkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Salah satu langkah krusial yang disorot dalam Rapat Kerja Kota Khusus (Rakerkotsus) adalah penerapan tes kesehatan ketat bagi seluruh atlet.
Kegiatan Rakerkotsus tersebut digelar di GOR Sepak Takraw eks PPLP, Jalan Veteran, pada Sabtu (11/4/2026), dan diikuti ratusan peserta dari unsur pengurus KONI, perwakilan cabang olahraga, hingga atlet.
Ketua KONI Salatiga, Agus Purwanto, menegaskan bahwa tes kesehatan yang dijadwalkan akhir April mendatang akan menjadi penentu akhir bagi atlet yang akan diberangkatkan ke Porprov.
“Kalau hasil tes jauh dari parameter, atlet bisa dicoret. Ini tidak bisa ditawar,” tegasnya di hadapan peserta.
Baca Juga: KONI Salatiga Targetkan 50 Medali Porprov Jateng
Menurutnya, kebijakan ini diambil untuk memastikan seluruh atlet yang berlaga benar-benar dalam kondisi prima dan siap bersaing. Dengan persaingan Porprov yang semakin ketat, aspek kesehatan dan kebugaran menjadi faktor penentu.
Dalam forum tersebut juga terungkap, sebanyak 35 cabang olahraga (cabor) akan mewakili Salatiga di ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 24–30 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya. Jumlah kontingen sendiri masih terus diperbarui.
Namun, komposisi official sudah dibatasi. Jumlahnya maksimal hanya 20 persen dari total atlet. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga efisiensi sekaligus fokus pada kebutuhan utama tim.
Selain soal teknis atlet, Rakerkotsus juga menyinggung peluang prestasi.
KONI Salatiga mengidentifikasi sejumlah cabor yang berpotensi menyumbang medali emas.
Bahkan, target ambisius mulai dipasang dengan membidik 50 medali emas.
Meski demikian, target realistis tetap dipasang: semua cabor diharapkan mampu membawa pulang medali.
“Minimal setiap cabor ada medali. Itu target yang harus diperjuangkan bersama,” ujar Agus.
Rakerkotsus ini menjadi forum konsolidasi penting. Selain mematangkan strategi, pertemuan ini juga mempertegas standar seleksi yang lebih ketat demi meningkatkan daya saing kontingen Salatiga di Porprov 2026.(sas)
Editor : Tasropi