RADARSEMARANG.ID, Salatiga — Proses evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang “mangkal” di depan Kelurahan Blotongan, Kota Salatiga, sempat diwarnai ketegangan.
Saat akan diamankan petugas, ODGJ tersebut sempat berusaha kabur. ODGJ itu diketahui sudah berada di lokasi selama kurang lebih tiga hari dan menimbulkan keresahan warga.
Selain enggan berpindah tempat, yang bersangkutan juga kerap buang air sembarangan di sekitar permukiman.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranlinmas) Satpol PP Kota Salatiga, Irwan Susanto, mengungkapkan bahwa proses evakuasi dilakukan secara persuasif meski sempat mendapat perlawanan.
“Yang bersangkutan sempat berusaha kabur saat akan kami evakuasi. Namun petugas di lapangan sigap sehingga berhasil diamankan,” ujarnya.
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang merasa terganggu.
Salah satu warga yang juga anggota Satpol PP, Sugiri, turut membantu proses penanganan di lapangan.
Setelah berhasil diamankan, ODGJ tersebut langsung dibawa dan diserahkan ke rumah singgah milik Dinas Sosial (Dinsos) Kota Salatiga untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, identitas yang bersangkutan belum dapat dipastikan.
Petugas belum menemukan data kependudukan karena yang bersangkutan belum pernah melakukan perekaman e-KTP. Sementara, ODGJ tersebut diidentifikasi dengan inisial T.
Pihak Dinsos masih melakukan penanganan awal sekaligus penelusuran identitas. .
Penanganan ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan lingkungan sekaligus memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang layak.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi