Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Razia Gabungan Rutan Salatiga, Sapu Bersih HP dan Narkoba

Dhinar Sasongko • Senin, 6 April 2026 | 15:31 WIB
Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto
Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto menyisir blok hunian warga binaan.

 

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Komitmen bersih-bersih dari barang terlarang ditunjukkan Rutan Kelas IIB Salatiga. Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan, razia gabungan digelar, Senin (6/4). 

Tak tanggung-tanggung, unsur TNI, Polri, dan BNN dilibatkan untuk memastikan rutan benar-benar steril dari pelanggaran.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto. Sejak pagi, petugas gabungan bergerak 

menyisir blok hunian warga binaan.

Pemeriksaan dilakukan detail, mulai dari kamar, barang pribadi, hingga titik-titik yang berpotensi menjadi tempat

penyimpanan barang terlarang.

Petugas bekerja sistematis. Satu per satu kamar diperiksa, barang-barang warga binaan digeledah dengan teliti. Fokus utama razia ini adalah mencegah peredaran narkotika, penggunaan ponsel ilegal, kepemilikan senjata tajam, serta benda lain yang bisa memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga: Kejari Demak Musnahkan Barang Bukti 43 Perkara Pidana Terkait Narkotika, Miras hingga Sajam

Baca Juga: Dari Balik Jeruji Menuju Harapan Baru: Warga Binaan Rumah Rutan Salatiga Bersihkan Makam dan Mushola Menyambut Ramadan

Meski berlangsung ketat, razia tetap dilakukan secara humanis. Warga binaan diberi pemahaman, sementara petugas mengedepankan pendekatan persuasif tanpa mengabaikan prosedur yang berlaku.

Anton menegaskan, razia gabungan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk mewujudkan rutan yang aman dan bersih dari praktik-praktik ilegal.

“Ini bagian dari komitmen kami dalam menjalankan program zero halinar (bebas handphone, pungli, dan narkoba).Kami ingin memastikan kondisi rutan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi. Keterlibatan TNI, Polri, dan BNN dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga integritas serta mempersempit celah masuknya barang terlarang ke dalam rutan.

Menurutnya, pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi agar upaya pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Razia gabungan ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran di dalam rutan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif.

Dengan upaya tersebut, Rutan Salatiga diharapkan benar-benar menjadi lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari peredaran narkoba, sejalan dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan.(sas)

Editor : Tasropi
#barang terlarang #rutan Salatiga #hari bhakti pemasyarakatan