RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga terus menggenjot penguatan sektor ekonomi kerakyatan melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya lewat gelaran d’Salatiga City Expo Festival 2026 yang resmi dibuka Wali Kota Salatiga, Rabu (1/4).
Festival yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) ini digelar di sepanjang Jalan Tentara Pelajar dan berlangsung selama lima hari hingga Minggu (5/4). Puluhan tenant UMKM dengan beragam produk unggulan serta pentas seni budaya lokal meramaikan agenda tersebut.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan, kegiatan ini menjadi bukti geliat ekonomi kreatif di Kota Salatiga yang terus tumbuh.
Menurutnya, festival tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi harus mampu mendorong UMKM naik kelas.
“Sekarang tinggal bagaimana kita mengawal UMKM ini agar tidak hanya sekadar ikut festival. Produk mereka harus dikurasi supaya bisa menembus pasar lebih luas, tidak hanya lokal, tetapi juga regional, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan kualitas produk dan akses pasar menjadi kunci agar UMKM mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi saat ini. Pemkot pun berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan dan promosi.
Sementara itu, Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Agung Hendratmiko, menyebut antusiasme pelaku UMKM dalam mengikuti festival cukup tinggi. Dari lebih dari 100 pendaftar, sebanyak 56 tenant terkurasi dan tampil dalam expo tersebut.
Baca Juga: Paparan LKPJ 2025: Salatiga Catat Kinerja Moncer, IPM Tertinggi di Jateng
“Selain pameran produk UMKM, juga akan digelar berbagai kegiatan pendukung. Di antaranya pose modelling yang diikuti ratusan peserta pada Sabtu mendatang, serta pertunjukan seni budaya lokal hingga penutupan,” jelasnya.
Melalui event ini, Pemkot berharap tercipta kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang lebih solid dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Kota Salatiga.(sas)
Editor : Tasropi