RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Polres Salatiga menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (15/3).
Hasilnya, sebanyak 116 sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong berhasil diamankan.
Patroli tersebut dipimpin langsung Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi.
Kegiatan melibatkan personel piket fungsi serta petugas yang berjaga di Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026.
Patroli dilakukan dengan sistem hunting di sejumlah ruas jalan dalam Kota Salatiga. Pada saat bersamaan, petugas di pos-pos pengamanan melakukan penyekatan di pintu masuk kota.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menjelaskan, strategi tersebut dilakukan untuk memaksimalkan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong.
“Personel piket fungsi yang dibekali Sprint UKL terdiri dari Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Sat Samapta, BKO Brimob, serta fungsi lainnya melakukan penyisiran di sejumlah jalur. Sementara personel di Pospam melaksanakan penyekatan di pintu masuk kota,” jelasnya.
Patroli dimulai sejak Sabtu pukul 23.00 WIB hingga Minggu dini hari.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menjaring 116 sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Seluruh kendaraan yang terjaring langsung diamankan di Gudang Barang Bukti Satlantas Polres Salatiga untuk proses penindakan lebih lanjut.
Kapolres menegaskan, patroli akan terus diintensifkan selama Operasi Ketupat Candi 2026, khususnya pada malam hingga dini hari.
Selain menindak knalpot brong, polisi juga mengantisipasi berbagai aktivitas yang kerap muncul saat Ramadan seperti balap liar, perang sarung, hingga penggunaan petasan.
“Selama Operasi Ketupat Candi ini patroli terus kami tingkatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polisi berharap langkah tegas tersebut mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Salatiga selama Ramadan dan menjelang arus mudik Lebaran tetap aman dan kondusif.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi