Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diduga Karena Kompor Saat Membuat Jamu, Rumah dan Kandang di Argomulyo Salatiga Terbakar

Dhinar Sasongko • Jumat, 13 Maret 2026 | 08:47 WIB

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Salatiga — Kebakaran terjadi pada sebuah tempat tinggal sekaligus kandang ternak milik warga di wilayah Promasan RT 05 RW 02, Kelurahan Argomulyo, Kota Salatiga, Kamis (12/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 20.57 WIB kepada petugas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga.

Kabid Damkar Kora Salatiga Ponco Hasan Margono menjelaskan, Laporan pertama disampaikan oleh seorang warga, Titis, yang setelah kobaran api di bagian atap bangunan sekitar pukul 20.55 WIB.

Ia kemudian segera menghubungi petugas Damkar Kota Salatiga untuk meminta bantuan pemadaman.

Petugas piket Regu 3 Damkar Kota Salatiga langsung merespons laporan tersebut dengan berangkat menuju lokasi pada pukul 20.59 WIB.

Dua unit kendaraan pemadam dengan nomor polisi H 8047 XB dan H 8207 XB dikerahkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar ±6 kilometer dari markas komando.

Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 21.05 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api meluas.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.42 WIB. Setelah memastikan situasi aman, petugas kembali ke markas komando pada pukul 22.45 WIB," terang Ponco.

Objek yang terbakar berupa bangunan tempat tinggal sekaligus kandang ternak berukuran sekitar 12 x 4 meter milik Zahroni.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu aktivitas memasak jamu untuk sapi yang ditinggalkan sehingga memicu munculnya api yang kemudian menjalar ke bagian bangunan.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian material masih dalam proses perhitungan.

Proses pemadaman juga melibatkan sejumlah unsur, antara lain warga setempat, Redkar, PSC, relawan, serta beberapa pihak terkait lainnya.

Selama proses pemadaman, petugas melakukan pengisian air sebanyak 5.000 liter di PDAM Sukowati guna mendukung operasi pemadaman.

Petugas Damkar Kota Salatiga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta memastikan api atau sumber panas tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Terbakar #salatiga