Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pelajar Dua SMK Ribut di Grogol Salatiga, Polisi Turun Tangan

Dhinar Sasongko • Selasa, 10 Maret 2026 | 18:17 WIB

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Personel Polsek Sidomukti, Polres Salatiga, berhasil meredam keributan yang melibatkan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Salatiga, Selasa (10/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut diketahui setelah Piket SPKT Polsek Sidomukti menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.15 WIB terkait adanya perkelahian pelajar di Simpang Empat Grogol, Jalan Nakulo Sadewo, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket yang dipimpin Panit III Unit Reskrim Polsek Sidomukti IPTU Meisal Prariadena, S.E., M.H. segera mendatangi lokasi kejadian.

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati tiga pelajar dari salah satu SMK swasta di Kota Salatiga telah diamankan oleh warga setempat.

Ketiga pelajar tersebut kemudian dibawa ke Polsek Sidomukti untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB di Simpang Empat Kecandran, Jalur Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.

Saat itu dua pelajar dari salah satu SMK negeri di Salatiga berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Semarang menuju Solo.

Mereka kemudian berpapasan dengan rombongan sekitar 10 pelajar dari SMK swasta yang menggunakan lima sepeda motor.

Rombongan tersebut sempat berbalik arah dan mengejar kedua pelajar itu sambil meminta mereka berhenti serta menanyakan asal sekolah.

Setelah mengetahui bahwa keduanya merupakan siswa dari salah satu SMK negeri di Salatiga, rombongan tersebut sempat meninggalkan lokasi.

Namun tidak lama kemudian mereka kembali melakukan pengejaran. Merasa terancam, pengendara sepeda motor berhenti di sekitar wilayah Sumur Wali JLS Salatiga dan meminta bantuan warga sekitar.

Dengan bantuan seorang warga yang bekerja sebagai tukang tambal ban di lokasi tersebut bersama warga lainnya, rombongan pelajar yang diduga melakukan pengejaran berhasil diamankan di Simpang Empat Grogol dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang telah tiba di lokasi.

Atas kejadian tersebut, Polsek Sidomukti kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah serta orang tua atau wali para pelajar yang terlibat.

Selanjutnya dilakukan mediasi dan dibuat surat pernyataan bahwa kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh para pihak dengan disaksikan oleh perwakilan kedua sekolah serta orang tua atau wali para pelajar.

Kapolsek Sidomukti, Kompol Sunoto, S.H., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga yang telah membantu pihak kepolisian. Kami juga mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar lingkungan sekolah,” ujar Kompol Sunoto.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#POLRES SALATIGA #polsek #smk