Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Satgas MBG Salatiga Siap Tindak SPPG Bermasalah, Beberapa Sudah Kena Ditegur

Dhinar Sasongko • Senin, 2 Maret 2026 | 14:55 WIB

Ketua Satgas MBG Kota Salatiga, Nina Agustin, menyatakan tidak akan ragu memberikan sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak bekerja sesuai ketentuan.
Ketua Satgas MBG Kota Salatiga, Nina Agustin, menyatakan tidak akan ragu memberikan sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak bekerja sesuai ketentuan.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA — Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Salatiga menegaskan komitmennya dalam mengawal kualitas pelaksanaan program.

Ketua Satgas MBG Kota Salatiga, Nina Agustin, menyatakan tidak akan ragu memberikan sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak bekerja sesuai ketentuan.

Ketegasan itu disampaikan menyusul kasus viralnya video komplain MBG.

Pihaknya langsung melakukan evaluasi menyeluruh dengan rapat bersama seluruh perwakilan SPPG.

Nina mengakui masih terdapat SPPG yang kurang dalam melakukan pengawasan.

Namun memastikan langkah pembenahan telah dilakukan, termasuk pemanggilan seluruh SPPG untuk diberikan arahan.

“Kami tidak main-main. Jika bekerja tidak sesuai aturan, akan kami beri teguran. Kalau sudah beberapa kali ada aduan dan tidak ada perbaikan, kami akan minta kepada BGN untuk ditindak,” tegasnya.

Menurut Nina, evaluasi terhadap SPPG yang mendapat teguran dilakukan dalam durasi satu minggu.

Jika dalam waktu tersebut tidak ada perbaikan, satgas akan merekomendasikan penindakan lebih lanjut kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia menambahkan, sidak rutin terus dilakukan untuk memastikan kualitas menu dan pelayanan.

Dari hasil sidak, tidak ditemukan persoalan pada komposisi menu yang telah disesuaikan dengan arahan BGN.

Namun, masih ada catatan terkait gramasi atau berat porsi makanan yang belum sepenuhnya sesuai standar kandungan gizi.

“Gramasi harus tepat karena berkaitan langsung dengan kandungan gizi. Kurma pun harus yang premium, bukan yang curah. Kualitas tidak boleh ditawar,” ujarnya.

Selain itu, satgas juga menemukan persoalan dalam pengelolaan limbah di sejumlah SPPG. Temuan tersebut menjadi perhatian khusus untuk segera dibenahi.

Nina juga menyoroti kecenderungan masyarakat yang lebih memilih menyampaikan keluhan melalui media sosial dibandingkan melapor langsung.

Ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan aduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Sudah ada SPPG yang mendapat teguran lebih dari satu kali. Semua kami catat dan kami cari bukti. Ini demi melindungi anak-anak sebagai penerima manfaat,” tandasnya.(sas)

Editor : Tasropi
#Satgas MBG #Nina Agustin #Badan Gizi Nasional (BGN)