RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Tidak hanya RT/RW dan PKK yang menjadi perhatian pemerintah Kota Salatiga.
Modin selaku tokoh agama juga mendapat apresiasi.
Mereka mendapatkan insentif dari pemerintah kota sebesar Rp. 1.732.000 di tahun 2026 ini.
Jumlah itu tidak berubah dari tahun sebelumnya, namun jumlah modin bertambah dari 154 menjadi 160 orang.
Penyerahan insentif sebagai upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.
Wali Kota Salatiga menyerahkan insentif kepada modin se-Kota Salatiga, Rabu (11/02/2026) di Ruang Kaloka Lt.4 Gedung Setda Kota Salatiga.
Kegiatan turut disaksikan oleh Pj. Sekretaris Daerah Muthoin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda dan segenap tamu undangan.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menyampaikan apresiasi kepada para modin yang telah tulus dan ikhlas dalam membantu masyarakat dalam bidang keagamaan maupun kemasyarakatan "Modin memiliki peran dalam menjalankan tugas sosial di masyarakat, baik itu terkait urusan pernikahan, kematian, keagamaan, kependudukan, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat secara umum.
Tetap semangat dan tulus ikhlas dalam menjalankan tugas sosial, modin sejatinya sebagai pelopor kerukunan dan toleransi umat beragama di masyarakat. Pertahankan toleransi yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi Kota Salatiga."
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, Sumarno, S.Ag., M.M., melaporkan bahwa terdapat 160 orang modin yang pada hari ini akan menerima insentif.
Jumlah modin se-Kota Salatiga ada 160, 118 di antaranya adalah laki-laki, dan 42 adalah perempuan.
Modin perempuan sangat dibutuhkan, salah satunya untuk pemulasaraan jenazah perempuan.
“Artinya hampir sepertiga modin se-Kota Salatiga adalah perempuan, sehingga ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan di Kota Salatiga sangat besar dan mudah-mudahan ke depan partisipasi perempuan dan laki-laki dapat semakin seimbang," ujar Sumarno.
Meski jumlah modin dirasa sudah mencukupi, namun usulan modin bar uterus ada. Ini menunjukkan berjalannya regenerasi.
Dalam kesempatan ini hadir pula Ketua Baznas Kota Salatiga, Ari H. Iswanto, S.Psi, dan Ketua MUI Kota Salatiga. Dr. KH. Agus Ahmad Su'aidi, Lc., M.A., sebagai narasumber, guna membagikan ilmunya terkait masalah muamalah dan bermasyarakat.
Penyerahan insentif ini bukan sekadar bentuk dukungan administratif, tetapi juga wujud penghargaan dan terima kasih atas dedikasi para modin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.(sas)
Editor : Tasropi