RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Tim Satya Wacana Salatiga (SWS) bertekad meraih kemenangan perdana dalam lanjutan IBL.
Mereka menjamu Hangtuah Jakarta (HTJ) di GOR Prof Susilo Wibowo, Semarang pada Rabu (4/2/2026) petang.
SWS memulai game dengan sangat baik. Bermain lepas dan perlahan mengumpulkan poin.
Serhii Pavlov dan Kevin Kangu masih menjadi motor serangan.
Legiun asing HTJ dibuat tidak nyaman dengan double team saat masuk ke paint area.
Sempat melesat hingga selisih 14 poin, SWS malah kendor di akhir kuarter 1 dan terkejar hingga 13-19 untuk SWS.
Memasukki kuarter kedua, pertarungan menjadi sengit karena minimnya jarak poin.
Memasukki menit kelima, HTJ sempat berbalik unggul satu poin. Namun kembali sengit pertarungannya.
SWS agak unggul karena secara moral bermain tenang di kandang. Kuarter kedua diakhiri dengan skor 31-33 untuk HTJ.
Saat memulai kuarter ketiga, tampaknya kurang ideal bagi SWS. Sekuel poin menjadikan HTJ unggul lima poin. Upaya mengejar terus dilakukan anak anak Salatiga.
Sempat selisih 3 angka, mendadak referee memberikan technical foul kepada pelatih. Sempat membuat mental HTJ naik dan menjadi unggul hingga 8 angka.
Pelatih SWS, Jerry Lolowang menarik Serhii Pavlov dan Kevin Kangu. Mengganti dengan Modou Kane. Sementara HTJ masih ada dua pemain asing.
Skema yang seakan 'melepas' kuarter itu menjadikan selisih melebar hingga 14 poin. Kuarter ketiga berakhir dengan skor 47-61.
Kuarter akhir menjadi pertaruhan hasil bagi SWS. Selisih yang cukup besar berusaha dikikis.
Upaya dilakukan dengan tembakan 3 angka hingga selisih tinggal 9 poin saat masuk menit ke delapan. Dan berakhir hingga peluit akhir 70-79 untuk HTJ.
Kekalahan ketujuh berturut-turut oleh SWS tampaknya harus menjadi evaluasi menyeluruh bagi manajemen. Target lolos playoff belum tertutup tetapi makin mengecil peluangnya.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi