RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Sebanyak 626 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga mengikuti pembekalan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai respons atas Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang menguatkan kebijakan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah, sehingga kebutuhan pembina bersertifikat meningkat.
Dekan FTIK UIN Salatiga Prof Dr Rasimin, M.Pd. menegaskan KMD menjadi bagian penting pembentukan integritas calon pendidik.
“KMD menjadi bekal mahasiswa memahami tugas pembina, mengelola kegiatan secara tertib, serta membangun karakter disiplin dan tanggung jawab,” ujar Rasimin saat diwawancarai secara daring, Senin (19/1/2026).
Pembekalan tersebut menjadi pijakan sebelum mahasiswa mengikuti pelaksanaan inti KMD pada 27 Januari hingga 1 Februari.
Menjelang kegiatan lapangan, panitia memetakan teknis pelaksanaan berdasarkan sebaran program studi.
Ketua Pelaksana Guntur Cahyono, M.Pd. merinci jumlah peserta dari tiap prodi.
“Peserta terdiri dari PAI 115 orang, PBA 58 orang, TBI 94 orang, PGMI 108 orang, IPA 76 orang, Matematika 68 orang, dan BKPI 107 orang. Data kehadiran ini kami gunakan sebagai dasar penataan kelompok menjelang pelaksanaan lapangan,” kata Guntur.
Selanjutnya, peserta mendapat penguatan kurikulum dari Pembina Racana UIN Salatiga Dr Hesti Ariestina, M.Pd. Materi meliputi sistem among, metode kepramukaan, hingga manajemen keselamatan.
Hesti meminta mahasiswa mengikuti seluruh tahapan KMD secara optimal dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Ikuti seluruh proses KMD dengan baik, maka hasilnya tidak akan pernah berkhianat,” tegasnya.
Pada sesi teknis, pembekalan diperdalam bersama Tim Pusdiklatcab Kwarcab Kota Salatiga dan Kwarcab Kabupaten Semarang melalui pembagian golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak.
Peserta juga dipandu melakukan pendaftaran daring melalui platform Ayo Pramuka.
Pendataan digital yang difasilitasi Kapusdatin Kwarda Jawa Tengah ditinjau perwakilan Kwartir Nasional (Kwarnas) untuk sinkronisasi data menjelang Jambore Nasional (Jamnas) XII.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penekanan pada kesiapan fisik peserta. Mengingat agenda lapangan berlangsung enam hari penuh, Hesti mengingatkan mahasiswa menjaga kondisi kesehatan.
“Senantiasa menjaga diri dan kesehatan dalam rangka menyongsong kegiatan KMD pada akhir Januari nanti,” pungkasnya.(sas)
Editor : Tasropi