RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Antusiasme mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) nampak saat mempresentasikan hasil karya desain perancangan lanskap dalam kegiatan Pameran Karya Landscape Design Expo 2025 di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga, belum lama ini.
Empat kelompok yang mempresentasikan karya desain lanskap mereka pada kegiatan kali ini. Dengan tema-tema desain taman yang diusulkan yakni Lumina Loop, Eco Step Garden, Community Garden, dan Taman Seirama.
Karya desain lanskap taman ini merupakan output dari Mata Kuliah Perancangan Lanskap yang mewajibkan mahasiswa memahami secara teori dan juga mampu menciptakan suatu karya desain lanskap yang indah dan fungsional.
Melalui studi kasus di area lahan kosong berlokasi di Jl. Bulu Sari Raya milik DLH diharapkan hasil karya mahasiswa ini dapat menjadi bahan pertimbangan DLH untuk pengambilan keputusan pengembangan lahan ke depannya.
Alfred Jansen Sutrisno, sebagai dosen koordinator perancangan lanskap mengungkapkan rasa terima kasih dan harapannya supaya ide-ide mahasiswa ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Salatiga.
Kolaborasi ini mendapat tanggapan positif dari Yunus Juniadi, Kepala DLH Kota Salatiga yang menilai ini sebagai suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dan penting sehingga diharapkan dapat berkelanjutan ke depan.
“Bagus sekali mereka men-tracking permasalahan yang ada, itu di luar pemikiran kita namun mereka menganalisa dan mengembangkan untuk melakukan perubahan. Sangat luar biasa dan itu akan sangat berdampak, karena nanti akan ada tahapan yang harus dilakukan setelah project selesai. Ada tahap diaplikasikan, kemudian sosialisasi kepada masyarakat. Overall, saya salut," kata Yunus Juniadi.
Yunus menambahkan bahwa karya-karya dari mahasiswa ini memberikan ide-ide baru yang out of the box dan membuka pandangan baru terutama bagi DLH untuk pemanfaatan lingkungan di wilayah pemukiman warga secara maksimal, salah satunya dalam bentuk desain taman.
Lebih lanjut Yunus Juniadi menyampaikan bahwa karya ini jangan berhenti pada tugas saja, namun dapat diimplementasikan pada proyek nyata.
Sebagai salah satu mahasiswa Agroteknologi yang turut memaparkan hasil karya kelompoknya, Charlotte Putri Bandono mahasiswa angkatan 2022 menyebutkan bahwa project ini memberikan pengalaman berharga bagi timnya.
Apresiasi dan masukan dari para pemangku kepentingan yang profesional di bidangnya bagi tiap kelompok menjadi pemantik semangat untuk mengembangkan karya ini kedepan.(sas)
Editor : Tasropi