Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Momentum Tahun Baru, LPTK UIN Salatiga Tuntas Kukuhkan 4.271 Lulusan PPG Batch 3 2025

Dhinar Sasongko • Minggu, 28 Desember 2025 | 17:22 WIB
LPTK UIN Salatiga mengukuhkan 4.271 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 Tahun 2025 melalui upacara pengambilan sumpah profesi di Auditorium UIN Salatiga, Minggu (28/12).
LPTK UIN Salatiga mengukuhkan 4.271 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 Tahun 2025 melalui upacara pengambilan sumpah profesi di Auditorium UIN Salatiga, Minggu (28/12).

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Menutup tahun 2025 sekaligus menyongsong tahun baru 2026, LPTK UIN Salatiga mengukuhkan 4.271 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 Tahun 2025 melalui upacara pengambilan sumpah profesi di Auditorium UIN Salatiga, Minggu (28/12).

Momentum bertema “Menguatkan Kompetensi, Meneguhkan Dedikasi: Langkah Baru Guru Profesional Indonesia” itu menandai lahirnya ribuan pendidik yang diharapkan membawa energi baru bagi peningkatan mutu pendidikan di awal tahun mendatang.

Data kelulusan menunjukkan komposisi lulusan didominasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 3.784 orang. Sisanya terdiri atas 385 Guru Kelas MI (GKMI), 99 Guru Kelas RA (GKRA), serta masing-masing satu guru bidang Akidah Akhlak dan Al-Qur’an Hadis.

Mengingat jumlah peserta yang besar, prosesi sumpah profesi digelar secara hibrida untuk memfasilitasi lulusan yang hadir langsung maupun daring.

Direktur PAI Kementerian Agama RI, Dr. H. M. Munir, MA, dalam orasi ilmiahnya menegaskan bahwa sertifikasi massal tidak boleh berhenti sebagai capaian administratif.

Ia menantang para lulusan menjadikan tahun baru sebagai titik awal pembuktian profesionalisme melalui dampak nyata pada pembelajaran.

“Dengan angka kelulusan mencapai 4.271 orang, muncul pertanyaan krusial: sejauh mana proses ini berdampak pada skor literasi dan numerasi siswa di kelas? Guru profesional harus berdiri di barisan terdepan untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” tegas Munir.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag, mengingatkan ancaman serius bagi peserta didik, terutama Generasi Alpha, di era digital.

Menurutnya, fenomena brain rot akibat konsumsi konten video pendek yang repetitif dan hiper-stimulatif berpotensi menggerus kemampuan fokus jangka panjang.

“Algoritma media sosial memicu pelepasan dopamin secara instan yang mengikis kemampuan sustained attention atau daya fokus siswa. Bapak dan Ibu guru wajib membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai bahaya brain rot ini agar mereka mampu mengelola penggunaan gawai secara bijak,” ujar Miftahuddin.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag, turut mendorong orientasi pembelajaran yang lebih peka terhadap isu kebencanaan dan lingkungan.

Mengacu pada musibah banjir yang melanda Sumatra di penghujung tahun ini, ia mendorong integrasi mitigasi bencana sebagai bagian dari kompetensi inti dalam kurikulum.

Guru profesional, kata dia, berperan penting membangun masyarakat yang tangguh secara ekologis di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, menekankan pentingnya perlindungan kesehatan mental siswa serta penguasaan kecerdasan buatan (AI) yang beretika. Di tengah arus informasi media sosial yang kerap memicu stres akademik, guru dituntut memiliki kepekaan psikososial yang kuat, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Menutup laporannya, Rasimin menyampaikan komitmen institusi untuk menjaga keberlanjutan program profesi tersebut memasuki tahun baru.

“Saat ini, LPTK UIN Salatiga tengah mengawal sekitar 3.000 mahasiswa PPG Batch 4. Kami memohon dukungan doa dari semua pihak agar seluruh proses berjalan lancar dan mereka mampu meraih tingkat kelulusan yang maksimal demi kemajuan pendidikan bangsa,” pungkasnya.(sas)

Editor : Tasropi
#Rasimin #Zakiyuddin Baidhawy #UIN Salatiga