RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Setiap giat razia lalu lintas kerap menjadi sorotan masyarakat.
Tidak jarang informasi lokasi razia di share di media sosial oleh netizen. Paling sering mencuat adalah di media sosial Facebook.
Aksi pembagian informasi terkait titik lokasi pelaksanaan operasi pemeriksaan lalu lintas yang beredar di media sosial dinilai mengganggu pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 di Kota Salatiga.
Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo saat dimintai tanggapan terkait maraknya informasi lokasi pelaksanaan operasi Zebra Candi yang marak beredar di media sosial.
Menurutnya, penyebaran informasi lokasi razia dapat berdampak pada efektivitas kegiatan kepolisian di lapangan.
"Cukup berpengaruh, karena secara tidak langsung juga menginformasikan kepada individu yang tidak tertib berlalu lintas, bahkan lebih jauhnya kepada terduga pelaku tindak pidana untuk menghindari kegiatan kepolisian, khususnya saat ini Operasi Zebra 2025," terang Ipda Sutopo kepada wartawan pada Kamis,.27 November 2025.
Ia menjelaskan, pada Operasi Zebra tahun ini, penindakan manual hanya sekitar 5 persen.
Polres Salatiga lebih mengedepankan tindakan preventif berupa teguran dan sosialisasi tertib lalu lintas kepada masyarakat.
"Kegiatan kepolisian lebih difokuskan pada pencegahan, edukasi, dan mengajak masyarakat agar semakin tertib di jalan," tambahnya.
Ipda Sutopo juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang dapat menghambat upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kota Salatiga. (sas)
Editor : Tasropi