Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

LP2M UIN Salatiga Gelar AIICARE, Ratusan Penelitian di paparkan dihadapan Peneliti Dunia

Dhinar Sasongko • Senin, 3 November 2025 | 17:50 WIB
LP2M UIN Salatiga Gelar AIICARE, Ratusan Penelitian di paparkan dihadapan Peneliti Dunia - Ratusan hasil penelitian di paparkan dalam 2025 Annual International Interdiciplinary
LP2M UIN Salatiga Gelar AIICARE, Ratusan Penelitian di paparkan dihadapan Peneliti Dunia - Ratusan hasil penelitian di paparkan dalam 2025 Annual International Interdiciplinary

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Ratusan hasil penelitian di paparkan dalam 2025 Annual International Interdiciplinary Conference and Research Expo (AIICARE). Hasil penelitian yang di naungi oleh LP2M UIN Salatiga ini diharapkan bisa berdampak kepada pembangunan masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Salatiga Hammam Ph.D menjelaskan, hasil penelitian yang di Ekspose berjumlah 196 macam yang dilaksanakan pada tahun 2023 lalu.

Pada hari pertama, AIICARE diisi dengan materi pencerahan dari enam tokoh dunia. Mulai dari Theopile Rurangwa dari Kedubes Rwanda; Prof Fahd Mohana S Alamadi dari Kerajaan Saudi Arabia; Prof Jumanto dari Udinus; Prof Maila Dinia Rahiem dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Prof Nasr Muhammad Syarif dari Universitas Kairo di Mesir dan Prof Zakiyuddin Baidhawy dari UIN Salatiga.

Dilanjutkan dengan paparan ratusan penelitian oleh para peneliti.

"Dari sekian banyak penelitian, saat ini sudah ada yang dimanfaatkan oleh dunia usaha," jelas Hammam.

Selain itu, penelitian itu masih dalam proses pembuatan buku dan juga publikasi kepada masyarakat.

Lebih jauh dijelaskan dia, ekspose diseminasi hasil penelitian 2023 ini ditujukan agar bisa lebih berdampak kepada masyarakat.

Dan tidak hanya sebatas berhenti di jurnal atau buku.

"Kalau harapan secara umum masih membahas tentang moderasi beragama dan juga pemberdayaan kepada masyarakat," imbuh dia.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh wali kota dr Robby Hermawan, Sp.OG. Dia didampingi Bunda Literasi Retno Margiastuti.

Dalam sambutannya dalam bahasa inggris, Robby Hernawan menyatakan kegiatan akademik diharapkan bisa berdampak lebih ke kota Salatiga.

Masyarakat akan lebih mengenal Salatiga sebagai kota toleran dan memiliki banyak inovasi.

"Pemerintah Salatiga sangat terbuka untuk penelitian dan juga memberikan dukungan penuh untuk berkolaborasi demi pengembangan kota," jelas Robby.(sas)

Editor : Tasropi
#Bunda Literasi #UIN Salatiga