Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

30 KG Sampah Plastik Berbagai Jenis Dikumpulkan, Anak Anak SMP Stella Audit Sampah

Dhinar Sasongko • Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:00 WIB
siswa SMP Stella Matutina Salatiga melakukan pilah dan timbang sampah.
siswa SMP Stella Matutina Salatiga melakukan pilah dan timbang sampah.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Setelah 1 bulan mengumpulkan sampah plastik, anak anak SMP Stella Matutina Salatiga mulai memilah dan menimbang (audit sampah). Pemilihan berdasarkan asal muasal sampahnya.

Kegiatan dilakukan di Aula SMP setempat.

Kegiatan dimulai dengan edukasi mengenai persoalan sampah yang ada di Indonesia dan Salatiga Khususnya.

Menurut data KLHK, jumlah timbunan sampah Indonesia per tahun mencapai 64 juta ton.

Dimana 9 juta ton merupakan sampah plastik yang tidak mudah terurai. Sampah yang tidak terolah mencapai 39% atau setara dengan 13,4 juta ton.

"Kami ajak anak anak untuk mengetahui persoalan sampah, sekaligus membaca data, sehingga anak anak menjadi sadar isu sampah menjadi persolaan yang segera harus diatasi," Kata Virine Ireda Pr, S.Pd salah satu guru yang menjadi kordinator acara ini.

"Karena mereka tinggal di Salatiga, kita ajak mereka untuk melakukan hal kecil tentang sampah terutama sampah plastik, do a little thing in the great way, dimulai dari hal kecil tapi dengan cara yang besar, begitu yang kami harapkan dari anak anak," Ungkap Virine.

Seperti kita tahu bahwa data sampah di Salatiga cukup tinggi, ada 115 ton per hari masuk ke TPA Ngronggo.

Dari total sampah yang ada 30% nya adalah sampah plastik. Sesangkan sampah yang tidak terkelola dengan baik ada di angka 1,64%.

"Saya baca dari berita di media sosial bahwa TPA Ngronggo menyisakan umur operasionalnya sekitar 3 tahun, maka saya dan teman teman harus sadar dan bisa berbuat mulai dari hal kecil misalnya mengumpulkan, memilah dan kemudian mengubah sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat," Kata Rachel Agatha Ranet Bida siswa kelas 9 ditengah aktifitasnya menimbang sampah.

"Kami juga mendapat pengalaman baru, dari sampah yang terkumpul kami jadi tahu dari perusahaan mana saja berasal, " Tutupnya.

Dari hasil memilah sampah dan kemudian mereka timbang hasilnya menunjukan bahwa jumlah sampah terbesar dihasilkan dari sampah tas plastik sisa belanja rumah tangga dengan berat hampirn 5 kg.

Di posisi kedua adalah sampah botol air mineral dalam kemasan dari 9 merk ternama total beratnya mencapai 7,319 Kg.

Sedangkan Botol minuman kemasan non air mineral Adalah 3,404 Kg. kemasan makan dan produk rumah tangga lainnya mencapai 6,767 kg.

Setelah memilah, menimbang dan kemudian mencatat, kegiatan edukasi diakhiri dengan mengolah sampah plastik tersebut.

Dengan dibimbing oleh beberapa guru, anak anak mulai membuat beberapa produk yang bisa bermanfaat dengan menggunakan bahan baku limbah plastik.

Ada beberapa produk yang dibuat seperti ecobricks dan beberapa produk lainnya.

Anak anak cukup antusias mengikuti aktifitas ini, karena mereka sadar bahwa merekalah nantinya pemilik bumi ini, maka bumi ini harus dirawat dan dijaga agar tetap lestari.(sas)

Editor : Tasropi
#sampah plastik #SMP Stella Matutina Salatiga