Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembangunan Gorong-gorong di Pulutan Bikin Lalu Lintas Padat, Pemkot Salatiga Didesak Beri Solusi Cepat

Dhinar Sasongko • Kamis, 18 September 2025 | 19:54 WIB
Pembangunan selalu memberikan imbas saat proses dilakukan. Salah satunya adalah pembangunan gorong gorong yang melintas jalan di Pulutan. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)
Pembangunan selalu memberikan imbas saat proses dilakukan. Salah satunya adalah pembangunan gorong gorong yang melintas jalan di Pulutan. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Pembangunan selalu memberikan imbas saat proses dilakukan.

Salah satunya adalah pembangunan gorong gorong yang melintas jalan di Pulutan.

Antrean panjang terlihat di jam sibuk. Tidak banyak warga sekitar dan pengguna jalan yang mempertanyakan kebijakan tersebut. 

Pembangunan gorong gorong di jalan Dipomenggolo Pulutan itu sebenarnya cukup lancar di hari biasa.

Namun, disaat bersamaan ada pembongkaran jembatan Banyuputih.

Dan jalan Dipomenggolo menjadi jalur pengganti untuk menghindari jembatan Banyuputih. 

Imbasnya beban kendaraan yang melintas melonjak.

Tidak hanya perlintasan gorong gorong yang harus bergantian, namun pertigaan di depan masjid juga menjadi titik krodit.

Diatas proyek juga ada sekolah TK dan MI yang banyak orang tua antar jemput.

"Saya tadi lepas kemacetan 15 menit," tutur salah satu karyawan UIN Salatiga yang melintas. 

"Kami sebenarnya juga ingin ini mundur karena jalan ini menjadi alternatif setelah jembatan Banyuputih dibongkar. Selain itu, sekolah sekolah disekitar proyek kelihatannya belum dapat sosialisasi saat akan dibangun," tutur Zidni, tokoh pemuda setempat saat ditemui wartawan. 

Disisi lain, dia menyoroti minimnya petugas yang mengatur arus lalu lintas.

Pada Kamis (19/9/2025) pagi, pengantur jalan dari pihak proyek halnya satu dan sudah berumur.

Ia berharap dari instansi berwenang juga ikut misalnya Dishub atau satlantas. 

Kepala DPUPR kota Salatiga Syahdani Onang menjelaskan jika kepadatan arus di Pulutan akibat arus pengalihan dari pembangunan jembatan Banyuputih.

"Saat sosialisasi sudah dilakukan dan ingin tetap dilaksanakan tahun ini," tutur dia. 

Ia menegaskan jika ingin mundur pelaksanaan pembangunan proyek tidak memungkinkan. Pasalnya pembangunan jembatan baru selesai akhir tahun.

"Secepatnya kami akan rapat evaluasi dengan dishub dan Lantas karena saat skenario awal juga melibatkan istitusi tersebut. (sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Pulutan #MACET #LALU LINTAS #salatiga