Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

100 Pelajar Salatiga Ikuti Seminar kewaspadaan Nasional, Robby Minta Generasi Muda Perkuat Toleransi

Dhinar Sasongko • Rabu, 18 Juni 2025 | 19:59 WIB
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan Sp. OG,  membuka acara Seminar Orientasi Kewaspadaan Nasional Tingkat Kota Salatiga Tahun 2025, dengan tema Peran Pelajar Menumbuhkan Ekosistem Toleransi
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan Sp. OG, membuka acara Seminar Orientasi Kewaspadaan Nasional Tingkat Kota Salatiga Tahun 2025, dengan tema Peran Pelajar Menumbuhkan Ekosistem Toleransi

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Generasi muda harus berperan aktif dalam mencegah ekstremisme dan radikalisme dengan memperkuat nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kesadaran kebangsaan.

Untuk itu, para pelajar diharapkan bisa menjadi agen perubahan, perdamaian, dan solidaritas sosial.

Demikian disampaikan Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan Sp. OG, saat membuka acara Seminar Orientasi Kewaspadaan Nasional Tingkat Kota Salatiga Tahun 2025, dengan tema Peran Pelajar Menumbuhkan Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah Dalam Upaya Pencegahan Ekstremisme dan Radikalisme, di Gedung GPD, Jl Pemuda 3 Salatiga, Rabu (18/6/25).

Robby menandaskan bahwa, toleransi adalah tentang saling menghargai, bukan menyeragamkan perbedaan, serta mengajak menjaga keharmonisan sosial dan menciptakan lingkungan sekolah yang damai dan inklusif.

“Salatiga baru saja kembali menorehkan prestasi yang membanggakan yakni dinobatkan sebagai kota tertoleran nomer satu di Indonesia oleh Setara Institute. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, keterbukaan, dan saling menghargai di antara warga Salatiga bukan hanya semboyan, tetapi sudah menjadi budaya dan gaya hidup," terang Robby.

Namun ia mengingatkan, predikat ini bukanlah akhir dari suatu perjuangan.

Justru inilah saatnya untuk menguatkan fondasi tersebut agar toleransi tidak berhenti sebagai label dan predikat semata, tetapi menjadi karakter sejati warga Salatiga, terlebih di kalangan generasi muda.

Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badang Kesbangpol Kota Salatiga, Upik Nurhayati menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tugas Kesbangpol dalam mencegah ekstremisme dan radikalisme sejak dini, dimulai dari pelajar.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang toleran dan membentuk ekosistem toleransi baik di pendidikan maupun masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan 100 peserta dari SMK, SMA, dan MAN se-kota Salatiga dan berlangsung selama satu hari.

Narasumber kegiatan berasal dari Polres, Dinas Pendidikan, dan Psikologi Klinis UIN.

Ia juga menyinggung bahwa bullying merupakan salah satu bentuk intoleransi yang relevan untuk dibahas.

“Jadi, salah satu wujud dari intoleransi itu juga adanya tindakan bullying. Itu salah satu wujud intoleransi. Itu nanti akan dijelaskan oleh narasumber yang kompeten,” tandas Upik.(sas)

Editor : Tasropi
#Robby Hernawan #generasi muda #Wali Kota Salatiga