Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Satya Wacana Salatiga Gagal Happy Ending, Persiapkan Lebih Matang di IBL Musim Depan

Dhinar Sasongko • Kamis, 12 Juni 2025 | 03:36 WIB

 

Tim Basket Satya Wacana Salatiga (SWS) mengakhiri arungan kompetisi liga Indonesia (IBL) dengan kekalahan.
Tim Basket Satya Wacana Salatiga (SWS) mengakhiri arungan kompetisi liga Indonesia (IBL) dengan kekalahan.

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Tim Basket Satya Wacana Salatiga (SWS) mengakhiri arungan kompetisi liga Indonesia (IBL) dengan kekalahan.

Rans Simba Bogor menorehkan kekalahan di putaran reguler. 

Kekalahan ini cukup menyakitkan karena banyaknya masalah internal yang menerpa.

Gracin Bakumanya yang digadang gadang mendongkrak performa tim, justru menjadi sandungan. Bahkan dikabarkan ia terkena sangsi dari managemen. 

Sementara dalam game terakhir kemarin, Modou Kane, pemain heritage SWS, terkena ejected di kuarter pertama akibat mendapat dua kali technical foul.

Pertama akibat bersitegang dengan pemain asing Rans. Kedua saat gagal mengantisipasi serangan balik. 

Sementara KK Curry tidak juga turun ke lapangan meski terlihat di bebenchia mengalami cedera.

Sementara Marquis Davison menjadi penopang SWS dalam mendulang poin.

Dan akhir kuarter kedua skor 29-46 untuk Rans Simba Bogor. 

Masuk babak kedua derita SWS belum berakhir. Tidak adanya bigman yang sebanding dengan pemain asing Rans sangat menyulitkan.

Legiun asing Rans, Lima begitu dominan di paint area. Mas Kahono Alif menyusul harus keluar dini akibat lima pelanggaran (foul out).

Meski pemain Rans, Surliyadin juga foul out di kuarter terakhir.

Dan game terus berjarak 20 poin. Hingga 5 menit terakhir, kedua pelatih menurunkan formasi full pemain lokal.

Hasil ini tidak mempengaruhi klasemen dan SWS gagal masuk ke playoff. 

Presiden SWS Prof Yafet Rissy mengakui jika timnya gagal mencapai target.

Namun ia menyebut para pemain mengalami peningkatan skill. Dan itu akan sangat bermanfaat di musim mendatang.

Sedangkan coach Jerry Lolowang menjelaskan jika timnya memulai dengan baik tetapi tidak cukup baik dalam mengakhiri kompetisi. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Satya Wacana Salatiga #IBL