RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Aksi pembobolan mesin ATM dengan modus ganjal kartu terjadi di Kota Salatiga.
Sekelompok pria membobol ATM dengan modus menggunakan tusuk gigi dan berhasil menguras saldo milik beberapa nasabah.
Kapolres Salatiga AKBP Veronica mengatakan, ada empat tersangka yang diringkus Satreskrim dalam pengungkapan kasus tersebut.
Mereka antara lain Jeri alias Bule, Dani Susilo, Angga Ardiansyah, dan Taufik Hidayat seluruh pelaku merupakan warga Tangerang.
"Adapun modus operandi pelaku dalam aksinya membobol ATM diketahui menyisipkan tusuk gigi ke dalam slot tombol mesin ATM, sehingga menyebabkan gangguan sistem," terangnya dalam gelar perkara di Mapolres Salatiga, Kamis (5/6/2025)
Ia menambahkan, para pelaku dalam aksinya memiliki peran masing-masing.
Seorang pelaku Jeri misalnya ketika nasabah memasukkan kartu dan tidak bisa menyelesaikan transaksi kemudian berpura-pura membantu, mencatat PIN korban, dan mengganti kartu tersebut secara diam-diam.
Kapolres menjelaskan, sindikat pembobol mesin ATM ini sudah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi diantaranya di Kota Semarang, Yogyakarta, Boyolali, dan Salatiga.
Modus ini memanfaatkan kelengahan korban, saat korbannya panik karena kartu ATM tertelan ke dalam mesin.
AKBP Veronica mengungkapkan, setelah membobol mesin ATM di gerai BNI SPBU Pattimura Salatiga para tersangka sempat melarikan diri ke luar Jateng dan dilakukan pengejaran sampai berhasil ditangkap di Bogor.
Akibat peristiwa itu para korban mengalami kerugian bervariasi mulai uang total ratusan ribu sampai puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Apakah Sah? Hukum Menyembelih Hewan Kurban Sebelum Shalat Idul Adha
"Dari tangan pelaku polisi menyita 24 kartu ATM dari beberapa bank. Kejadian di Salatiga tanggal 20 dan tanggal 27 berhasil ditangkap jajaran Polres Salatiga. Pelaku komplotan pembobol ATM lintas provinsi dan residivis," ujarnya
"Kartu ATM pengganti dimodifikasi dengan ukuran lebih kecil dengan cara diamplas. Ketika beraksi minimal 3-4 orang hasil membobol ATM duitnya untuk foya-foya," jelasnya.
Dan biasanya mencari galerry ATM atau yang lebih dari satu mesin. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi